Batang - Hari Kesaktian Pancasila, Komunitas lintas agama Kabupaten Batang menggelar tausyiah kebangsaan di Taman Makam Pahlawan Kadilangu (TMP) Kadilangu, Kabupaten Batang, Sabtu (1/10/2022) malam.
Batang - Hari Kesaktian
Pancasila, Komunitas lintas agama Kabupaten Batang menggelar tausyiah
kebangsaan di Taman Makam Pahlawan Kadilangu (TMP) Kadilangu, Kabupaten Batang,
Sabtu (1/10/2022) malam.
Ketua Penyelenggara
Tausyiah Kebangsaan Muhammad Afif mengatakan, bahwa acara malam ini puncak
rangkaian Hari Kesaktian Pancasila yang dimulai tadi pagi dengan mengarak
bendera Merah Putih dari Wonobodro hingga TMP Kadilangu dan ditutup acara
tausyiah kebangsaan.
“Kegiatan ini memang
kami rutin lakukan dengan komunitas lintas agama setiap tahunnya. Tahun ini kita
fokuskan bagaimana menjaga persatuan dan kesatuan anak bangsa ditengah gempuran
semakin berbahaya dari sebagian dari kelompok-kelompok yang akan memecah belah,â€
jelasnya.
Tausyiah kebangsaan malam
ini tidak hanya milik dari agama Islam saja, tetapi hadir juga jamaat Gereja Santo
Yusup serta nanti menampilkan paduan suara untuk kita semua.
“Kami juga melibatkan
organisasi masyarakat yang nasionalis dan beberapa komunitas penggiat sosial
media, jadi tidak menutup sekat acara ini hanya untuk agama Islam saja,â€
ungkapnya.
Pemilihan lokasi di TMP
Kadilangu ini merupakan permintaan langsung dari Habib Muhammad Lutfi bin Ali
bin Yahya. Menurutnya, dengan dilakukan acara di makam pahlawan agar bisa
mengenang jasa pahlawan dan memberitahukan generasi muda di Kabupaten Batang
juga mempunyai pahlawan dulu yang melawan penjajah.
Ia berharap, setelah
tausyiah kebangsaan berakhir dari generasi muda akan timbul menghargai jasa
pahlawan yang disikapi dengan meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme.
Sementara itu, Camat
Batang Luksono Pramudito mengatakan, pemerintah daerah menyambut dengan rasa
syukur serangkaian acara Hari Kesaktian Pancasila. Dengan diawali berdoa untuk
para pahlawan yang sudah gugur mendahului kita.
“Adanya kegiatan yang
baik ini semoga setiap tahunnya bisa diselenggarakan agar generasi muda bisa
mengingat perjuangan pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan Republik Indonesia,â€
terangnya.
Pada hari ini juga
sangat luar biasa lintas agama dan organisasi masyarakat nasionalis bisa
bersatu berdampingan duduk pada tausyiah kebangsaan ini
Momentum ini yang
membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa persatuan dan kesatuan yang tidak bisa
dipecah belah oleh pihak manapun.
“Semoga persatuan dan
kesatuan yang terjalin tidak malam ini saja. Harapannya, bisa seterusnya
terjalin untuk memajukan Kabupaten Batang bersama-sama menjadi lebih baik lagi,â€
ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)