136 Produk UMKM Batang Telah Terjamin Kehalalannya

Selasa, 20 September 2022 Jumadi Dibaca 2.006 kali IKM UKM UMKM
136 Produk UMKM Batang Telah Terjamin Kehalalannya
Batang Sebanyak 136 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Batang memperoleh sertifikat halal dari Kantor Kemenag Batang.

Batang Sebanyak 136 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Batang memperoleh sertifikat halal dari Kantor Kemenag Batang.

Program tersebut digelar tiap tahunnya, sesuai arahan dari Kemenag RI, agar terwujud Gerakan 1 Juta Sertifikat Halal Bagi Pelaku UMKM. Di tahun 2022, Kemenag RI menargetkan sebanyak 325 ribu pelaku UMKM seluruh Indonesia tersertifikasi halal.

Kepala Kantor Kemenag Batang M. Aqsho mengatakan, setelah para pelaku UMKM mendapatkan sertifikat halal, akan meningkatkan kepercayaan diri dalam mempromosikan maupun menjualnya ke konsumen karena telah terjamin kehalalannya.

“Pelayanan yang diberikan ini semuanya gratis,” katanya, usai menyerahkan sertifikat halal kepada perwakilan pelaku UMKM, di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Batang, Senin (19/9/2022).

Ia memastikan, layanan sertifikat halal ini juga diberikan kepada pelaku UMKM non muslim.

“Produknya pun mengacu pada produk halal. Contohnya milik saudari Ica Oktavia dengan produk makanan sereal Granola,” jelasnya.

Kasi Garazawa Siswoyo mengatakan, jumlah UMKM yang memperoleh sertifikat halal tahun 2022 mengalami peningkatan, dibandingkan tahun 2021.

“Tahun lalu cuma 27 UMKM yang mendapat sertifikat halal, karena persyaratan yang harus dipenuhi cukup banyak. Sedangkan tahun ini syaratnya hanya menyertakan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan lainnya dengan pendampingan dari Petugas Pendamping Proses Halal,” terangnya.

Sertifikat halal gratis ini sementara diberikan kepada pelaku UMKM di bidang makanan yang sederhana.

“Perpanjangan akan dilakukan tiap 4 tahun sekali. Kami belum tahu akan kembali digratiskan atau biaya mandiri,” tuturnya.

Ia menerangkan, apabila tahun 2023, Pemerintah memberlakukan pengurusan sertifikat halal secara berbayar, namun nominal besarannya menyesuaikan jenis usaha dan jenis produk yang diperiksa oleh petugas laboratorium.

“Besaran biaya yang harus dikeluarkan sangat variatif. Mulai Rp1 juta hingga Rp10 juta,” tegasnya.

Salah satu pelaku UMKM, Ramu Jamu, Tutik mengutarakan, produk olahan minuman herbal miliknya telah mendapat sertifikat halal dari Kemenag.

Produknya beragam seperti Jae Ale, Tenggo, Limunjae, Jenie dan Bajigur.

“Bersyukur sekali karena kami mendapat pendampingan dari Kemenag dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Semoga produk saya bisa semakin dikenal luas hingga ke mancanegara,” harapnya.

Penjualan produk dilakukan secara konvensional dikolaborasikan dengan online.

“Selain di area lokal, produk kami sudah merambah ke luar daerah, yakni Yogyakarta, Magelang, Surabaya dan Jakarta,” ujar dia.

Ia mengharapkan, setelah mendapat sertifikat halal, produk dari Ramu Jamu bisa menembus pasar internasional.

“Sebelumnya kami kesulitan untuk mengirim produk ke Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Jepang, karena belum ada sertifikat halal. Rencananya dalam waktu dekat kami akan segera mengirim produk ke Jepang karena sudah bersertifikat halal,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)


Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184