Batang - Atlet panjat tebing Indonesia Kiromal Katibin yang merupakan putra daerah asli Kabupaten Batang yang dijuluki Spiderman. Karena telah menjadi atlet yang memiliki rekor tercepat di dunia.
Batang - Atlet panjat
tebing Indonesia Kiromal Katibin yang merupakan putra daerah asli Kabupaten
Batang yang dijuluki Spiderman. Karena telah menjadi atlet yang memiliki rekor
tercepat di dunia.
Kiromal Katibin
mencetak rekor baru saat berkompetisi di babak kualifikasi Men's Speed di IFSC
World Cup 2022 Chamonix, Prancis. Rekor tersebut ia raih setelah memanjat
Climbing Wall sepanjang 15 meter dengan catatan waktu 5,00 detik, tercepat di
dunia, pada 8 Juli 2022. Hingga kini, Kiromal pernah 6 kali mencetak rekor
dunia, 1 kali di 2021 dan 5 kali di 2022.
Dalam rangka peringatan
Hari Olah Raga Nasional (Haornas) Ke-39 tahun 2022 Pemerintah Kabupaten Batang
memberikan apresiasi berbentuk uang tunai, karena telah berprestasi pada
kejuaraan tingkat nasional dan internasional yaitu Peraih Medali Emas Kategori
Speed World Record Relay dengan uang pembinaan diberikan sebesar Rp20 juta,
Peraih Medali Perunggu Kategori Kecepatan Putra dengan uang pembinaan diberikan
sebesar Rp10 juta, dan Peraih Mendali Perunggu Golding Putra dengan uang
pembinaan diberikan sebesar Rp10 juta serta satu unit rumah.
Pemberian apresiasi itu
diwakilkan Ibunya yang bernama Kuatsusanti, karena Kiromal Katibin masih
menjalani Pelatnas untu persiapan kejuaraan dunia.
“Terima kasih buat
Pemerintah Daerah karena anakku bernama Kiromal Katibin sudah diberikan rezeki
yang tadinya belum punya rumah sekarang punya rumah yang diberikan dari Pemkab
Batang,†kata Ibu Kandung Kiromal Katibin, Kuatsusanti saat ditemui usai Apel
Besar Haornas Ke-39 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (16/9/2022).
Uang yang diberikan
dari Pemkab Batang ini rencananya saya serahkan kepada Katibin meskipun ibu
kandungnya, karena hak ini milik anak saya. Mungkin oleh Katibin ingin ditabung
sebagai jaminan masa depannya.
“Katibin sendiri saat
ini masih berada di Jakarta untuk menjalani Pelatnas yang sebentar lagi
mengikuti kejuaraan dunia. Harapannya, pada kejuaraan yang diikuti kedepan
tetap rendah hati dan fokus,†jelasnya.
Kemudian, jangan sampai
sombong kepada orang lain yang memang saat ini sudah banyak prestasi yang dia
catat selama ini yang dimulai pertama tampil dikejuaraan pada tahun 2007.
“Alhamdulillah,
komunikasi dengan anak saya sampai sekarang sangat lancar dengan Video Call
seperti tadi. Anak itu sering meminta datang setiap dia pertandingan dalam
kejuaraan dan selalu meminta doa karena sebagai ibunya hanya bisa memberikan
doa saja,†ungkapnya.
Sementara itu, Kepala
Disparpora Batang Yarsono menambahkan, Pemkab Batang memberikan satu unit rumah
ini dengan anggaran Rp200.000.000,00 pada tahun 2022. Tinggal kita nanti
bekerjasama mungkin dengan Baznas agar bisa membantu untuk mengisi perlengkapan
barang dan alat di rumahnya.
“Untuk uang tunai yang
diberikan hari ini juga sudah diberikan secara tunai kepada Kiromal Katibin
yang saat ini sedang menjalani Pelatnas,†ujar dia.
Ia berharap, Kiromal
Katibin ke depan terus menambahkan catatan prestasinya pada tingkat nasional
maupun internasional dan yang terpenting selalu ingat untuk membawa tanah
kelahirannya Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)