Senin (9/1), Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Batang. Presiden Joko Widodo beserta rombongan mengawali kunjungan kerjanya pada acara Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil, anak balita dan anak sekolah dasar di Desa Klidang Lor Kecamatan Batang.
Batang - Senin (9/1), Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Batang. Presiden Joko Widodo beserta rombongan mengawali kunjungan kerjanya pada acara Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil, anak balita dan anak sekolah dasar di Desa Klidang Lor Kecamatan Batang. Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemberian gizi yang cukup untuk ibu hamil, balita dan anak sekolah sangat penting untuk menciptakan genersasi Indonesia yang cerdas dan dapat bersaing dengan Negara lain.
"Negara kita 10, 20 atau 30 tahun yang akan datang harus bisa berkompetisi dengan Negara-negara lain, modalnya adalah sumberdaya manusia, anak-anak kita saat ini. Persaingan Negara dimasa yang akan datang sangat ketat, untuk itu anak-anak kita harus sehat, harus cerdas, harus pandai, harus pintar tidak terkecuali dimanapun. Oleh sebab itu harus dipersiapkan sejak saat ini dengan makanan tambahan dan protein." jelas presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo memberikan 1 buah sepeda untuk masing-masing perwakilan penerima bantuan PMT. Arta Budi Airlangga dari SD Karangasem 08 sebagai penerima hadiah sepeda dari perwakilan anak sekolah, Ibu Warsini dari perwakilan ibu hamil dan Ibu Siti Maryam dari perwakilan pemilik anak balita.
Turut hadir di acara tersebut Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K) yang pagi harinya telah terlebih dahulu melakukan audiesi dengan tenaga kesehatan dan jajaran Dinas Kesehatan, RSUD Kabupaten Batang dan RSU Limpung.
Kunjungan presiden dilanjutkan dengan meninjau Proyek Pembangunan Jalan Tol Seksi 1 Batang-Semarang sepanjang 75 km di Desa Tegalsari Kecamatan Kandeman. Presiden menginginkan agar Jalan Tol ini sudah dapat dipergunakan untuk arus mudik lebaran, Juni 2017 ini. Untuk diketahui proyek jalan tol ini sudah direncanakan sejak 20 tahun silam, namun baru direalisasikan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Balai Desa Kandeman menjadi tujuan akhir kunjungan Presiden Joko Widodo di Kabupaten Batang. Presiden menyaksikan langsung proses penyelesaian pembayaran lahan tol kepada masyarakat yang lahannya dilalui proyek Jalan Tol Batang-Semarang. Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa semua penyelesaian pembayaran lahan tol akan diselesaikan pada hari ini.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Batang Abdul Azis mengingatkan apabila ada kendala atau informasi mengenai permasalahan pembebasan lahan agar dikoordinasikan dan dikomunikasikan dengan pihaknya.
Setelah berbincang beberapa saat dengan Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo, dan Kepala BPN Kabupaten Batang, Presiden kembali melanjutkan perjalanannya menuju Kabupaten Kendal, sekaligus menandai berakhirnya kunjungan kerjanya di Kabupaten Batang pada hari ini. (NoviEka)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.