Terasi Oven Asli dari Kabupaten Batang

Minggu, 11 September 2022 Jumadi Dibaca 4.497 kali IKM UKM UMKM
Terasi Oven Asli dari Kabupaten Batang
Batang - Terasi merupakan bumbu masak yang berbahan baku ikan atau udang rebon. Terasi memiliki bau yang tajam. Di Indonesia terasi biasanya digunakan untuk membuat sambal terasi, tetapi terasi juga digunakan sebagai penyedap masakan dalam berbagai resep tradisional Indonesia.

Batang - Terasi merupakan bumbu masak yang berbahan baku ikan atau udang rebon. Terasi memiliki bau yang tajam. Di Indonesia terasi biasanya digunakan untuk membuat sambal terasi, tetapi terasi juga digunakan sebagai penyedap masakan dalam berbagai resep tradisional Indonesia.

Tetapi oleh Siti Yaenah (42) warga Desa Ujungnegoro Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang terasi dibuat inovasi baru dengan dijadikan terasi oven.

“Pertama kali mempunyai ide itu oleh orang tuanya yang sejak dahulu memang sudah membuat terasi tradisional yang dibungkus dengan daun pisang,” katanya saat ditemui dirumahnya, Minggu (11/9/2022).

Tapi melihatnya kurang praktis ketika ada rombongan pembeli membeli terasi tradisional itu untuk dibagi-bagi. Karena menurut mereka terlalu kebanyakan jika satu orang membeli satu terasi yang minimal punya berat 1 kg dan juga habisnya lama serta rasanya pahit.

“Dengan itu, saya kembangkan terasi tradisional menjadi terasi oven yang praktis bisa dengan kemasan terkini dan rasanya tidak pahit serta tahan lama untuk dijadikan oleh-oleh,” jelasnya.

Proses membuat terasi oven, pertama udang rebon yang baru didapatkan dicuci terlebih dahulu baru dikeringkan selama 1 hari penuh dibawah terik matahari. Setelah itu, udang rebon dicampur garam dan air secukupnya baru ditumbuk sampai menjadi adonan.

“Selanjutnya, adonan dibuat kepingan-kepingan untuk dijemur kembali selama 3 hari hingga kering. Setelah itu, ditumbuk kembali dan diberikan air secukupnya sampai setengah halus baru dicetak menjadi kotak dibungkus daun pisang jadilah terasi tradisional,” terangnya.

Kemudian, lanjut dia, untuk menjadikan terasi oven mudah sekali tinggal kita menyiapkan terasi tradisional dipotong dengan ukuran ibu jari kita. Setelah itu, terasi dimasukkan oven selama 40 menit dengan suhu 135 derajat, agar tahan lama dan agar rasanya tidak pahit. Jika sudah tinggal ditimbang dan dikemasi siap dijual.

“Penjualannya sendiri pertama dipasarkan ke teman-teman dahulu, ternyata responnya bagus pada suka dan praktis. Baru saya posting di sosial media dan toko online sampai mendapatkan pembeli dari Hongkong yang sampai saat ini masih rutin memesan,” ungkapnya.

Pemasaran sendiri terasi oven sudah banyak peminatnya di luar kota yakni Papua, Kalimatan, Sulawesi dan Aceh. Bahkan sudah masuk ke luar negeri diantaranya Hongkong dan Malaysia.

Ia menjual terasi oven sesuai dengan kemasan untuk yang paling murah kemasan terasi oven 100 gram dijual dengan harga Rp14.000,00 dan untuk paling mahal kemasan terasi oven 500 gram dijual dengan harga Rp59.000,00.

“Perkembangan terasi oven ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Batang yang sudah mengawal perizinan produk, hingga mendapatkan izin nomor P-irt, cap halal dan ada dukungan juga dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang telah ikut mempromosikan produk terasi oven,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184