Batang Miliki Potensi Gemilang Berinvestasi Gaharu

Jumat, 02 September 2022 Jumadi Dibaca 1.767 kali Ekonomi
Batang Miliki Potensi Gemilang Berinvestasi Gaharu
Batang - Pohon gaharu bukanlah tanaman yang sulit didapatkan di Kabupaten Batang. Sudah banyak pembudidaya dan penggiat pohon gaharu yang harga jualnya cukup mahal. Mereka mengangangap tanaman gahuru tepat apabila dijadikan investasi masa depan.

Batang - Pohon gaharu bukanlah tanaman yang sulit didapatkan di Kabupaten Batang. Sudah banyak pembudidaya dan penggiat pohon gaharu yang memiliki harga jual cukup mahal. Mereka mengangangap tanaman gahuru tepat apabila dijadikan investasi masa depan.

Seperti yang dilakukan Penggiat Gaharu Asal Jawa Timur Dewi Fortuna yang  saat ini membimbing pembudidaya gaharu di Kabupaten Batang, untuk menjadikan tanaman tersebut sebagai investasi masa depan.

“Pohon gaharu bisa bermanfaat dalam jangka pendek dan jangka panjang untuk jangka pendek  pohon gaharu bisa digunakan sebagai penghijauan hutan dari penanaman,” katanya saat ditemui di Pekan Raya Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2/9/2022).

Hasil pohon gaharu bisa diproduksi saat sudah berusia 2,5 tahun seperti daunnya diproses untuk minuman kesehatan.

“Kemudian, bagian ranting pada umur 3 tahun sudah dapat diproduksi dijadikan minyak atsiri dan untuk buah pohon harus berusia 4 tahun dapat diproduksi dijadikan kopi,” jelasnya.

Jika jangka panjang kita mempunyai target 10 tahun pada panen raya tebang tuntas, tapi sebelumya ada dari cabang, kulit, dan ranting bisa diproduksi sebelum panen raya. Jadi jika sudah ditebang tuntas pohon gaharu sudah layak dijual dalam bentuk kayu.

“Penjualan hasil pohon gaharu di Kabupaten Batang sudah cukup kencang. Apalagi di Indonesia ini banyak sekali pondok pesantren yang sangat senang dengan produk dari pohon gaharu seperti teh dan sabunnya,” terangnya.

Maka, lanjut dia, produk pohon gaharu tidak usah berbicara langsung keluar negeri, tetapi di Indonesia sendiri sudah banyak pihak yang menggunakan termasuk ritual-ritual.

“Produknya mulai dari harga Rp25.000,00 hingga Rp1.000.000,00 yang paling murah seperti dupa dan teh,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184