Batang Awal Agustus lalu, ratusan Tenaga kesehatan (Nakes) di beberapa Puskesmas telah divaksinasi Booster kedua.
Batang Awal Agustus lalu,
ratusan Tenaga kesehatan (Nakes) di beberapa Puskesmas telah divaksinasi
Booster kedua.
Meski demikian,
mayoritas nakes lainnya masih harus menunggu giliran. Pasalnya, hingga kini
Dinas Kesehatan masih menanti kiriman vaksin Moderna dari Provinsi Jawa Tengah.
Kepala Bidang
Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Batang, Yuli
Suryandaru mengatakan, vaksinasi bagi para nakes sudah dimulai, hanya saja
memang belum menyeluruh.
“Capaian baru 12,8
persen karena vaksin Moderna saat ini sudah habis. Kebanyakan nakes di Batang
menggunakan Booster dengan vaksin Moderna,†katanya, saat ditemui, di Dinas
Kesehatan Kabupaten Batang, Senin (29/8/2022)
Ia memastikan, stok
vaksin yang tersedia di Dinas Kesehatan yakni Pfizer dan Sinovac.
“Sebetulnya mereka yang
Booster pertamanya pakai Moderna, bisa menggunakan Pfizer untuk Booster
keduanya,†ungkapnya.
Dari sisi aplikasi
belum bisa diterima, sehingga meskipun ada Nakes yang divaksin Pfizer secara
fisik, untuk merekap data menunggu pembaruan sistem di komputer.
“Para Nakes sudah
dibolehkan Booster menggunakan vaksin Pfizer setelah ada penelitian lebih
lanjut dari Bio Farma,†jelasnya.
Jumlah Nakes yang siap
diberikan Booster kedua sebanyak 2.828 orang dan saat ini baru 313 nakes yang
telah mendapat Booster kedua.
Ditemui secara
terpisah, salah satu Nakes Yustianawati mengatakan, sebagian Nakes di Puskesmas
telah mendapat Booster kedua sesuai vaksin sebelumnya yakni Moderna.
“Karena dulu Booster
pertamanya Moderna, ya berarti yang kedua harus vaksin yang sama. Cuma
takarannya lebih kecil dari sebelumnya,†ujar dia.
Ia menerangkan, saat
mendapat Booster pertama menyebabkan demam hingga tiga hari.
“Kalau Booster kedua
dampaknya cuma pegal dan sedikit bengkak, tapi tetap bisa beraktivitas,†imbuhnya.
(MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)