Fesyen Ala Sintren, Lestarikan Budaya Lokal Lewat Busana

Jumat, 19 Agustus 2022 Jumadi Dibaca 2.112 kali Seni dan Budaya
Fesyen Ala Sintren, Lestarikan Budaya Lokal Lewat Busana
Batang Sejumlah kaum ibu perwakilan dari unsur Polwan, Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres hingga Pemkab Batang berlenggak-lenggok memperagakan beragam busana unik, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-74 Polwan.

Batang Sejumlah kaum ibu perwakilan dari unsur Polwan, Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres hingga Pemkab Batang berlenggak-lenggok memperagakan beragam busana unik, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-74 Polwan.

Ada 12 kaum ibu yang memperagakan keunikan busana masing-masing. Salah satu busana yang menarik sekaligus memenangkan perlombaan yakni bertema Sintren, yang merupakan budaya asli Kabupaten Batang.

Peragawati pemenang Kostum sintren Tika Luthfi Mahartin menceritakan, alasan memilih mengenakan kostum bertema Sintren.

“Tema Aku Cinta Indonesia khususnya Sintren ini dipilih karena ingin melestarikan budaya lokal yang khas Kabupaten Batang. Maka Pemkab Batang memilih busana bertema Sintren, agar kearifan lokal Batang makin dikenal,” katanya, usai mengikuti perlombaan peragaan busana, di halaman lobi Mapolres Batang, Kabupaten Batang, Jumat (19/8/2022).

Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki mengatakan, busana yang ditampilkan sangat unik, karena menunjukkan kreativitas para Polwan dan perwakilan lainnya.

“Lama tidak diselenggarakan, ternyata sambutannya sangat meriah,” ungkapnya.

Ia mengapresiasi karena busana yang ditampilkan menunjukkan kearifan lokal.

“Tema yang ditonjolkan semuanya tentang Batang, salah satunya budaya Sintren, agar makin dikenal publik,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Batang AKBP M. Irwan Susanto menyampaikan, lomba peragaan busana ini untuk mempererat silaturahmi dan menunjukkan kolaborasi dari perwakilan para perempuan terbaik di Kabupaten Batang, salah satunya Polwan.

Menanggapi menjamurnya peragaan busana di sarana publik, ia tak mempermasalahkan karena bagian dari kreativitas warga yang menampilkan sisi keunikannya di media sosial.

“Unik sekali, karena walaupun sibuk dengan tugasnya masing-masing, masih sempat mempersiapkan busana yang menunjukkan tradisi lokal. Mereka bisa ikut menunjukkan budaya sintren, melalui tren busana, masih ada di Batang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184