Pembawa Baki, Posisi Penuh Tantangan yang Diidamkan Paskibraka

Rabu, 17 Agustus 2022 Jumadi Dibaca 5.805 kali Pemuda dan Olahraga
Pembawa Baki, Posisi Penuh Tantangan yang Diidamkan Paskibraka
Batang Menjadi petugas pembawa baki merupakan posisi yang diidam-idamkan oleh seluruh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), meskipun penuh tantangan. Selain itu perlu persiapan matang bahkan latihan fisik yang menguras keringat.

Batang Menjadi petugas pembawa baki merupakan posisi yang diidam-idamkan oleh seluruh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), meskipun penuh tantangan. Selain itu perlu persiapan matang bahkan latihan fisik yang menguras keringat.

Dari 75 Paskibraka, terpilih dua siswi terbaik yang diamanati membawa Sang Saka Merah Putih.

Mereka adalah Nayla Dhini Ramadhani 16 tahun siswi SMAN 1 Subah yang membawakan bendera Duplikat Sang Saka Merah Putih dan Haliya Zahira Fuadia 16 tahun siswi SMA Pondok Modern Selamat 2 Subah yang membawa bendera Pusaka Merah Putih sebagai pendamping.

Nayla Dhini Ramadhani mengungkapkan kebanggaannya karena beruntung mendapat kesempatan sebagai pembawa baki Sang Saka Merah Putih.

“Senang bisa jadi pembawa baki karena menanggung tanggung jawab yang luar biasa besarnya. Kalau benderanya sampai salah itu tanggung jawab pembawa baki dan posisi ini sangat diidamkan semua Paskibraka, makanya saya bangga sekali,” katanya, usai menjalankan tugasnya, saat ditemui di Hotel Dewi Ratih, Kabupaten Batang, Rabu (17/8/2022).

Ia menceritakan bahwa menjadi Paskibraka sudah diimpikannya sejak dahulu karena tertarik di bidang baris berbaris.

Remaja yang hobi bernyanyi dan mendengarkan lagu pop ini mengaku selama dua pekan terus berlatih keras untuk lolos sebagai pembawa baki.

“Latihan fisik seperti push up, sit up, lari untuk pemanasan. Tapi ada latihan khusus yang wajib rutin dilakukan adalah push up sebanyak 50 kali sehari, agar tangan kuat ketika menyangga baki,” jelasnya.

Untuk menjaga stamina ia rutin mengonsumsi vitamin, makan teratur dan minum jamu kunyit asam.

Tak hanya bakat di bidang tarik suara, potensi lain juga ditunjukkan di bidang akademis.

“Beberapa bulan lalu mengikuti Olimpiade Matematika tingkat Kabupaten Batang,” ungkapnya.

Sementara Haliya Zahira Fuadia mengutarakan, membutuhkan keberanian dan mental yang kuat karena tidak semua anggota Paskibraka terpilih menjadi pembawa baki.

“Awalnya memang ragu, mampu membawa baki yang cukup berat. Akhirnya setelah latihan terus, alhamdulillah bisa,” tuturnya.

Seleksi dilakukan kepada anggota Paskibraka yang dirasa cakap. Namun setelah diseleksi, ternyata hanya Haliya dan Nayla yang lolos sebagai petugas pembawa baki.

Di bidang akademis pun ia tak kalah berpotensinya dengan rekannya sesama pembawa baki, Nayla.

“Sejak kelas X, masuk peringkat 3 besar. Dan selalu mengikuti Olimpiade Sejarah Indonesia, alhamdulillah mendapat medali perunggu,” terangnya.

Ia berkeinginan menjadi Paskibraka telah diidamkannya sejak kecil. Untuk menjaga stamina dengan rutin mengonsumsi vitamin, buah dan menghindari makanan pedas.

“Sejak di pondok saya terus berlatih untuk membanggakan kedua orang tua, dengan berhasil menjadi Paskibraka,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Disparpora Batang Yarsono mengatakan, latihan fisik telah dilakukan selama 14 hari serta diimbangi dengan doa bersama sebelum pelaksanaan.

“Alhamdulillah adik-adik anggota Paskibraka yang terpilih dari jenjang SMA/SMK/MA berhasil menjalankan tugas dengan baik dan lancar,” sanjungnya.

Ia menerangkan, seluruh anggota Paskibraka yang direkrut sejumlah 76 anak.

“Satu di antaranya lolos menjadi anggota Paskibraka di tingkat Provinsi Jawa Tengah bernama Efi Listiyana siswi SMKN 1 Batang,” ungkapnya.

Bentuk dukungan kepada adik-adik Paskibraka akan diberikan beasiswa pendidikan dari Disdikbud.

“Selama menjalani pelatihan mereka dididik secara fisik maupun mental, dan di masa depan akan memiliki karakter yang baik,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184