Masyarakat Perlu Tahu Pengolahan Daging Saat PMK

Selasa, 12 Juli 2022 Jumadi Dibaca 1.392 kali Kesehatan
Masyarakat Perlu Tahu Pengolahan Daging Saat PMK
Batang Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang rawan menyerang ternak kambing dan sapi, mengharuskan masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan mengetahui cara mengolah daging kurban, agar terbebas dari penyebaran virus tersebut.

Batang Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang rawan menyerang ternak kambing dan sapi, mengharuskan masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan mengetahui cara mengolah daging kurban, agar terbebas dari penyebaran virus tersebut.

Beberapa kalangan seperti tenaga medis kesehatan hewan maupun ahli gizi berupaya mengedukasi dengan membagikan tips dan trik agar masyarakat makin memahami cara pengolahan daging secara baik dan benar.

Medis Veteriner Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislutkanak) Batang Drh. Ambar Puspitaningsih menyampaikan, untuk meminimalkan penyebaran PMK pada lingkungan sekitar, setelah mendapat daging, masyarakat tidak perlu mencuci, namun langsung direbus selama 30 menit.

“Untuk manusia aman karena bukan zoonosis,” katanya, saat ditemui, di Kantor Dislutkanak Kabupaten Batang, Selasa (12/7/2022).

Sebaiknya, setelah direbus air rebusan pertama langsung dibuang lalu baru boleh diolah lebih lanjut.

“Untuk sampah pembungkusnya jangan langsung dibuang tapi direndam dengan air deterjen atau air cuka,” imbaunya.

Ia memastikan, andai kata ada daging yang sudah terindikasi PMK dan dikonsumsi tidak akan berbahaya bagi manusia.

“Yang berbahaya justru ketika dagingnya langsung dicuci, dikhawatirkan virus itu ikut mengalir ke saluran pembuangan hingga ke  sungai dan lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ahli Gizi RS QIM Batang, Cyntia Ayu Rohmawati menerangkan, selama cara mengolahnya benar dan sesuai standar, dipastikan bakteri yang melekat pada daging akan ikut hilang, sehingga aman dikonsumsi.

“Pilih daging yang masih berwarna merah segar, jangan yang sudah berlendir dan hindari tekstur daging yang sudah tidak kenyal,” terangnya.

Dalam tahap pengolahan awal, sebaiknya dilakukan perebusan dengan suhu 100⁰ Celsius atau setara dengan 30 menit.

“Kalau mau dikonsumsi pilihlah daging khas dalam tanpa lemak, karena dikhawatirkan menyebabkan timbulnya kolesterol,” ungkapnya.

Ia menyarankan, meskipun mayoritas masyarakat menggemari menu sate, alangkah baiknya sebelum dibakar daging direbus dahulu untuk mematikan bakterinya.

Menu olahan bisa beragam, sesuai selera masing-masing. Hanya saja, bagi penderita Penyakit Tidak Menular (PTM) diupayakan mengurangi konsumsi menu serba dibakar.

“Takaran konsumsi yang masih dalam batas kewajaran 75-100 gram untuk sekali makan. Bagi penderita PTM, masih diizinkan asal pilih daging khas dalam tanpa lemak dan jeroan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 104
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184