Laris Manis Bumbu Racik Rumahan Saat Iduladha

Senin, 11 Juli 2022 Jumadi Dibaca 1.417 kali Ekonomi
Laris Manis Bumbu Racik Rumahan Saat Iduladha
Batang Bumbu racik kini makin diburu kaum ibu, dalam memasak suatu hidangan. Kepraktisan adalah alasan utama, karena tak perlu repot menyiapkan bumbu-bumbu.

Batang Bumbu racik kini makin diburu kaum ibu, dalam memasak suatu hidangan. Kepraktisan adalah alasan utama, karena tak perlu repot menyiapkan bumbu-bumbu.

Beragamnya bumbu racik kemasan, ternyata tak menggeser sedapnya bumbu racik rumahan, hingga laris manis jadi incaran kaum ibu, terlebih saat banyaknya daging di Hari Raya Kurban.

Pedagang bumbu giling, Zulfa Indra mengatakan, bumbu giling yang siap diracik beragam, tujuannya agar menghemat waktu dalam proses memasak.

“Ada bumbu cabai, bawang merah, kemiri, laos, kunyit dan jahe. Bumbu racik yang paling laku gulai sama rendang seharga antara Rp5.000,00 takaran 1,5 ons dan Rp27.000,00 takaran 1 kg,” terangnya, saat melayani pembeli, di Pasar Kabupaten Batang, Senin (11/7/2022).

Ia memastikan, penjualan bumbu giling tidak terpengaruh adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Soalnya ini kan kebutuhan warga setiap hari. Omset memang mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa yang hanya Rp800.000,00, sedang saat Iduladha mencapai Rp2 juta per harinya,” jelasnya.

Bagi pembeli ada beberapa tips agar bumbu racik yang telah dibeli tahan lama.

“Begitu sampai rumah bumbu ditumis lalu disimpan dalam kulkas itu bisa tahan sampai sepekan. Kalau tidak ditumis bisa tahan sampai 4 hari,” terangnya.

Pembeli dapat memilih antara bumbu racik kemasan atau rumahan. Namun ia menyarankan, agar lebih memilih bumbu racik rumahan, karena rasa masakan akan lebih nikmat.

“Kalau bumbu racik kemasan cuma Rp2.000,00. Walaupun lebih murah, tapi kualitas rasanya masih kurang maksimal,” tegasnya.

Salah satu pembeli, Evi seorang ibu rumah tangga, lebih memilih bumbu racik rumahan. Selain karena praktis, dari segi rasa masakan lebih meresap.

“Saya beli bumbu rendang sama cabai giling. Rencana mau masak daging kurban sapi 10 kilogram,” tuturnya.

Setiap harinya ia memang rutin membeli bumbu racik untuk kebutuhan memasak keluarganya.

“Saya lebih memilih bumbu racik rumahan karena lebih alami dan rasa masakannya lebih lezat, dibandingkan bumbu racik kemasan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184