32 Deswista Ber-SK, Bakal Dapat Bantuan Provinsi

Selasa, 28 Juni 2022 Jumadi Dibaca 1.498 kali Pariwisata
32 Deswista Ber-SK, Bakal Dapat Bantuan Provinsi
Batang Sebanyak 32 Desa Wisata (Deswita) yang tersebar di 13 kecamatan telah memperoleh Surat Keputusan (SK) Bupati, menjadi angin segar karena akan mendapat dukungan penuh dari Provinsi Jawa Tengah, berupa bantuan dana, untuk mengembangkan potensi yang ada.

Batang Sebanyak 32 Desa Wisata (Deswita) yang tersebar di 13 kecamatan telah memperoleh Surat Keputusan (SK) Bupati, menjadi angin segar karena akan mendapat dukungan penuh dari Provinsi Jawa Tengah, berupa bantuan dana, untuk mengembangkan potensi yang ada.

SK Bupati tentang Penetapan Desa Wisata diserahkan oleh Asisten Administrasi Setda Batang Sugeng Sudiharto, kepada perwakilan yakni Desa Kalisalak Kecamatan Limpung, di Aula Bupati, Kabupaten Batang, Selasa (28/6/2022).

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Batang Yarsono mengatakan,  setelah menerima SK dari Bupati tentu memudahkan 32 Deswita memperoleh bantuan dari provinsi.

“Jumlah bantuannya sekitar Rp100 juta dan ini sedang kami ajukan ke provinsi, untuk mendukung kesuksesan kepariwisataan di Batang,” jelasnya.

Beberapa Deswita yang memperoleh SK antara lain : Kecamatan Bawang ada Desa Deles dan Sangubanyu serta Batang Kota ada Desa Kalipucang Wetan.

Ia menerangkan, kegiatan kepariwisataannya tidak hanya di tingkat kabupaten namun hingga provinsi. Latar belakang pemilihan desa wisata meliputi, Disparpora memverifikasi segala kegiatan kepariwisataan yang diunggulkan desa yang mengajukan menjadi desa wisata.

“Termasuk tata pengelolaannya, destinasi wisatanya, budayanya, ekonomi kreatif dan UMKM-nya,” tuturnya.

Jumlah 32 desa wisata itu baru sementara. Sebab, dimungkinkan ke depan akan bertambah, apabila ada desa-desa lain di Kabupaten Batang, tentu Disparpora akan melakukan verifikasi, supaya menjadi desa wisata.

“Konsep wisatanya beragam seperti wisata alam, modifikasi desa, adat budaya, maupun religi. Tentunya ini mendukung kegiatan kepariwisataan di Kabupaten Batang,” ungkapnya.

Ia tetap mengharapkan jumlah kunjungan wisatawan bisa meningkat tiap tahunnya.

“Segala komponen bersama pengelola desa wisata terus diperbaiki yang bersinergi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan komunitas lain yang mendukung kepariwisataan,” tegasnya.

Ke depan akan dipadupadankan antara kegiatan kepariwisataan dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Nanti akan ada kegiatan olahraga rekreasi, yang dikolaborasikan dengan bidang-bidang yang ada di Disparpora dengan komunitas lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, sampai saat ini belum bisa menargetkan jumlah kunjungan karena masih dalam kondisi Covid-19.

“Saat Natal dan Tahun Baru kemarin jumlah wisatawan sudah cukup banyak. Selama Idulfitri pun mencapai 15 ribu wisatawan dalam sepekan, tentu menggairahkan perekonomian daerah,” terangnya.

Kepala Desa Kalisalak, Kecamatan Limpung Setiadi mengatakan, proses pengajuan untuk menjadi desa wisata memakan waktu hampir satu tahun.

“Semua diklasifikasi mulai infrastruktur maupun pelaku UMKM yang ada di desa kami,” katanya.

Desa Kalisalak berkonsep wisata religi berupa masjid tertua di Kabupaten Batang, Petilasan KH. Ahmad Rifa’i yang merupakan salah satu pahlawan nasional dan pendiri Rifa’iyah serta makam  eyang buyut dari Habib Lutfi bin Ali bin Yahya yakni Habib Umar bin Yahya.

“Jumlah wisatawan yang berkunjung untuk ziarah di bulan-bulan tertentu cukup banyak, bisa mencapai 500 pengunjung,” ujar dia.

Pelaku UMKM juga terintegrasi dengan desa wisata.

“Produknya beragam antara lain : sirup jahe, keripik, duku dan durian. Semuanya dikelola warga setempat dan dikelola oleh Pokdarwis,” tutupnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184