Kemanfaatan Dana Hasil Cukai Bagi Pengembangan Ekraf

Senin, 27 Juni 2022 Jumadi Dibaca 835 kali Pariwisata
Kemanfaatan Dana Hasil Cukai Bagi Pengembangan Ekraf
Batang Banyak kemanfaatan yang dapat diambil dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT), salah satunya untuk pengembangan Ekonomi Kreatif (Ekraf) di Kabupaten Batang.

Batang Banyak kemanfaatan yang dapat diambil dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT), salah satunya untuk pengembangan Ekonomi Kreatif (Ekraf) di Kabupaten Batang.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang Yarsono mengatakan, peran para pelaku Ekraf sangat potensial untuk menyosialisasikan gempur rokok ilegal di kalangan komunitasnya.

“Di sisi lain, mereka juga bisa meningkatkan ekonomi kreatifnya,” katanya, usai mengikuti kegiatan Sosialisasi di Bidang Bea dan Cukai kepada Masyarakat dan Pelaku Ekonomi Kreatif, di Gedung Pramuka, Kabupaten Batang, Senin (27/6/2022).

Di bidang pariwisata, DBHCHT juga bermanfaat besar untuk pengembangan obyek-obyek wisata, agar makin menarik wisatawan.

“Ke depan dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan seni pertunjukan khususnya tari. Dari 17 sektor Ekraf, di dalamnya termasuk seni tari, yang bisa ditampilkan di destinasi wisata, sehingga bisa mendongkrak kepariwisataan di Batang dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.

Ia menambahkan, dari 700 pelaku Ekraf seluruhnya telah terkover dalam E-Katalog.

Pelaksana Pemeriksa, Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Bea Cukai Tegal, Anggit Pradana Kusuma mengatakan, secara spesifik, Bea Cukai lebih mengedepankan pada sosialisasi agar seluruh pelaku Ekraf  menjadi agen yang menginformasikan apabila ada indikasi rokok ilegal di lingkungan sekitarnya.

“Tahun 2021 di bagian Penindakan dan Penyidikan sudah melakukan dua kali penyidikan dan kedua-duanya masuk penjara semua,” tegasnya.

Bagi masyarakat yang ingin melaporkan bisa melalui ketua RT, Bahinsa/Bhabinkamtibmas, Pemda setempat maupun langsung ke Bea Cukai Tegal.

“Rokok ilegal memiliki ciri khusus antara lain: tidak memiliki pita cukai sama sekali, berpita cukai palsu, jumlah rokok tidak sesuai keterangan di bungkus,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184