Jelang Keberangkatan Ratusan Calhaj Jalani Tes PCR

Sabtu, 25 Juni 2022 Jumadi Dibaca 532 kali Kesehatan
Jelang Keberangkatan Ratusan Calhaj Jalani Tes PCR
Batang Pelaksanaan ibadah haji tahun 2022 mewajibkan seluruh Calon haji (Calhaj) yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci, untuk menjalani serangkaian proses pemeriksaan. Mulai dari wajib divaksin tiga dosis, membawa perlengkapan untuk menunjang protokol kesehatan hingga menjalani tes PCR sehari sebelum keberangkatan embarkasi.

Batang Pelaksanaan ibadah haji tahun 2022 mewajibkan seluruh Calon haji (Calhaj) yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci, untuk menjalani serangkaian proses pemeriksaan. Mulai dari wajib divaksin tiga dosis, membawa perlengkapan untuk menunjang protokol kesehatan hingga menjalani tes PCR sehari sebelum keberangkatan embarkasi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batang, dr. Didiet Wisnuhardanto mengatakan, sejak bertahun-tahun lalu, Kantor Kemenag bekerja sama dengan Dinkes, dalam proses pemeriksaan Calhaj sebelum diberangkatkan ke Mekah.

Khusus tahun ini memang istimewa, seluruh calon haji diwajibkan menjalani tes PCR terlebih dahulu.

“Alhamdulillah seluruh Calhaj yang akan berangkat Sabtu pagi besok hasil PCR-nya negatif semua. Kalau sampai ada yang positif, maka repot karena harus menunggu karantina lima hari dulu, baru boleh berangkat,” katanya saat ditemui di Dinkes Kabupaten Batang, Jumat (24/6/2022).

Ia memastikan, jika masih positif, berarti harus menunda keberangkatan selama lima hari lagi.

“Berangkatnya nanti ikut Kloter Sapu Jagad atau calon jamaah haji yang diberangkatkan pada kloter terakhir,” jelasnya.

Proses tes PCR dilakukan di dua tempat, yakni di Gedung PSC 119 Dinkes Batang dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Limpung.

Ia mengingatkan kepada seluruh jamaah haji tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Jaga stamina dan kesehatan fisik. Yang penting sudah vaksin tiga kali,” tegasnya.

Untuk mencegah heat stroke jamaah haji diminta untuk rutin minum sebelum haus dan memperbanyak mengonsumsi buah.

Kepala seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Batang Lutfi Hakim mengatakan, PCR menjadi sangat penting bagi Calhaj, karena menentukan mereka layak berangkat ke Tanah Suci atau tidak.

“Jika saat dites itu menunjukkan hasil reaktif, maka Calhaj harus mengikuti karantina selama lima hari,” terangnya.

Apabila hal ini terjadi, tentu sangat merugikan Calhaj. Maka diimbau kepada seluruh masyarakat, untuk memberikan kesempatan kepada Calhaj agar memiliki waktu untuk melaksanakan semua urutan protokol kesehatan.

Sementara, Salah satu Calhaj Slamet Badarudin mengutarakan, tidak merasa keberatan untuk menjalani tes PCR sebelum berangkat ke Tanah Suci.

“Kalau memang diminta untuk tes PCR, ya dilakukan saja, itu juga kesehatan diri dan memastikan keberangkatan ke Mekah,” katanya.

Mengingat cuaca panas yang ekstrem di Tanah Suci, ia mengantisipasi segala kemungkinan atau kerawanan yang terjadi.

“Wah kalau lihat di berita ada jamaah haji yang kakinya melepuh, ya pasti di sana pakai kaos kaki dan sandal yang tidak mudah lepas, biar aman dan nyaman waktu menjalankan seluruh ritual ibadah haji,” ungkapnya.

Ia berkeyakinan, seluruh personel Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) lebih maksimal dalam menjalankan tugasnya.

“Tahun ini juga jumlah jamaah haji yang diberangkatkan dibatasi. Jadi Insyaallah pelayanannya lebih optimal,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 105
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184