Batang - Tradisi sedekah bumi adalah ritual tradisional masyarakat yang populer di Indonesia khususnya Pulau Jawa. Batang adalah salah satu kabupaten yang masih meneruskan tradisi ini. Khususnya di Desa Kecepak Kecamatan Batang.
Batang - Tradisi
sedekah bumi adalah ritual tradisional masyarakat yang populer di Indonesia
khususnya Pulau Jawa. Batang adalah salah satu kabupaten yang masih meneruskan
tradisi ini. Khususnya di Desa Kecepak Kecamatan Batang.
Hal itu disampaikan
secara langsung oleh Kepala Desa Kecepak Ahmad Ahsari saat membuka Kirab Budaya
Sedekah Bumi di Depan Balai Desa Kecepak, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang,
Minggu (5/6/2022).
Kepala Desa Kecepak
Ahmad Ahsari menyampaikan, rangkaian acara sedekah bumi Desa Kecepak diawali
kirab budaya dilanjutkan siangnya pagelaran wayang among tani.
Kemudian, sorenya tasyakuran yang dilakukan warga dan malam hari
dilanjutkan pagelaran wayang golek dengan lakon canus mangkat kaji.
“Sedekah bumi dibulan
legenan dilakukan untuk wujud rasa syukur masyarakat terhadap Tuhan Yang Maha
Esa setelah menerima hasil bumi yang melimpah di desa ini. Tradisi ini sudah
berlangsung secara turun menurun dari nenek moyang,†jelasnya.
Sedekah bumi terakhir
dilaksanakan tahun 2018 karena pada tahun 2019 ada pemilihan kepala desa dan
tahun 2020 masih dalam kondisi Pandemi Covid-19, jadi ditiadakan sementara
hampir 5 tahun dan baru tahun ini bisa dilaksanakan kembali.
Kegiatan ini, lanjut
dia, dimeriahkan masyarakat Desa Kecepak bisa dibilang 90% semuanya ikut
berpartisipasi. Apalagi kirab budaya sudah dilakukan turun-temurun pada setiap
generasi penerus di desa.
“Makanya, tadi bisa
dilihat anak-anak kecil sudah kita ikutkan pada kirab budaya dan mereka senang
sekali bisa berpartisipasi dengan memakai pakaian adat nusantara,†terangnya.
Uniknya untuk tahun ini
kirab budaya kita lombakan, jadi pada akhir arak-arakan keliling ada penampilan
setiap peserta yang mengikuti kirab budaya agar kegiatannya semakin meriah dan
masyarakat semakin bersemangat mengikuti acara ini.
Sedekah bumi yang kita
arak keliling tadi semua hasil bumi di Desa Kecepak seperti ketela, sayuran,
buah-buahan dan kelapa. Pada tahun ini kita menyiapkan 2 gunungan hasil bumi.
“Peserta tadi diikuti
dari Rukun Tetangga ada 15 rombongan, kelembagaan ada 6 rombongan, dan sektor
pendidikan ada 7,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)