Syawalan, Warga Ponowareng Arak Ketupat Raksasa

Senin, 09 Mei 2022 Jumadi Dibaca 2.652 kali Seni dan Budaya
Syawalan, Warga Ponowareng Arak Ketupat Raksasa
Batang - Ratusan warga Desa Ponowareng, memeriahkan tradisi syawalan dengan mengarak Ketupat Raksasa keliling kampung yang dilepas oleh Camat Tulis, Joko Prasetiyo didampingi Kepala Desa Ponowareng Widodo.

Batang - Ratusan warga Desa Ponowareng, memeriahkan tradisi syawalan dengan mengarak Ketupat Raksasa keliling kampung yang dilepas oleh Camat Tulis, Joko Prasetiyo didampingi Kepala Desa Ponowareng Widodo.

Camat Tulis Joko Prasetiyo mengatakan, kegiatan ini bentuk kearifan lokal yang harus dipertahankan agar budaya dan adat istiadat dapat tetap lestari.

“Kegiatan ini bisa terlaksana kembali setelah dua tahun terhenti karena adanya Pandemi Covid-19. Ini merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat pesisir pantura yang banyak dilaksanakan di berbagai tempat salah satunya Grebeg Syawalan yang digelar di Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Senin (9/5/2022).

Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, semoga tradisi nguri-uri budaya ini bisa terjaga dan dilestarikan oleh generasi penerus. Warga sangat antusias mengikuti tradisi tahunan yang diadakan tujuh hari setelah Lebaran.

“Kegiatan ini dimanfaatkan untuk bersilahturahmi dengan warga setempat. masyarakat. Ketupat raksasa berukuran 1×1 meter ini diarak oleh warga keliling desa,” tegasnya.

Kepala Desa Ponowareng Widodo mengatakan, bahwa kegiatan tradisi ini untuk menjaga kearifan lokal budaya desa.

“Kegiatan ini Insyaallah akan selalu terlaksana setiap tahunnya dan kami mengajak kepada seluruh warga untuk bisa menyaksikan Grebeg Syawal ini di Desa Ponowareng,” ungkapnya.

Sebagai informasi, acara ini juga dimeriahkan oleh marching band Lintang Limo dari Desa Selopajang Timur Kecamatan Blado Batang.

Ketua Panitia Grebeg Syawal Desa Ponowareng Sudarto menjelaskan, selain menyediakan ketupat raksasa, panitia juga menyediakan ketupat dan lontong ukuran normal sebanyak 1.300 buah dan hasil bumi atau polowijo yang ditanam oleh masyarakat. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184