Manfaat Urine Domba dan Air Bekas Cucian Beras

Rabu, 20 April 2022 Jumadi Dibaca 11.204 kali IKM UKM UMKM
Manfaat Urine Domba dan Air Bekas Cucian Beras
Batang Lapas Batang berupaya memanfaatkan urine domba dan limbah air cucian beras untuk didaur ulang menjadi pupuk untuk menyuburkan tanaman.

Batang Lapas Batang berupaya memanfaatkan urine domba dan limbah air cucian beras untuk didaur ulang menjadi pupuk untuk menyuburkan tanaman.

Kepala Lapas Batang Rindra Wardhana mengatakan, air limbah cucian beras mengandung beberapa nutrisi seperti karbohidrat, protein, nitrogen, fosfor, kalsium, kalium, dan zat pengatur tumbuh yang berfungsi seperti hormon pada tanaman. Sedangkan air urine domba mempunyai kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium.

“Air urine domba juga didapatkan dari domba yang dirawat oleh para Warga Binaan di lahan asimilasi Lapas Batang,” katanya, saat ditemui, di Lapas Batang, Kabupaten Batang, Rabu (20/4/2022).

Ia menjelaskan, air limbah cucian beras dan urine domba di Lapas cukup melimpah, sehingga perlu dimanfaatkan.

“Dalam hal ini setiap rumah pasti ada air limbah cucian beras, demikian juga di Lapas yang berlimpah, jadi fermentasi dan campurkan dengan urine domba,” jelasnya.

Untuk proses fermentasi, air limbah harus diberikan asupan agar bakteri baik dapat muncul.

“Air limbah cucian beras kita campurkan dengan air urine domba, kemudian ditambahkan molasses dan bio-extrim dan hormax. Dengan harapan bakteri baik akan muncul sehingga bermanfaat sebagai pupuk di tanaman,” terangnya.

Molasses adalah produk yang mengandung gula, yang digunakan sebagai bahan baku yang baik untuk pembuatan etanol untuk proses fermentasi. Dan Bio-extrim merupakan pupuk hayati yang digunakan dan dapat meningkatkan kekurangan unsur hara pada tanah PMK.

Sedangkan Hormax merupakan suatu zat pengatur tumbuh tanaman yang dibuat dari bahan-bahan alami atau organik.

Air limbah cucian beras dan air urine domba menjadi sangat bermanfaat setelah difermentasi dan dijadikan Pupuk Organik Cair (POC) untuk menyuburkan tanaman. POC air cucian beras dan air urine domba menghasilkan beberapa mikroorganisme yang bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman seperti bakteri Pseudomonas fluorescens yang membantu pertahanan tanaman dalam menghadapi serangan penyakit terutama pada bagian akar. Selain itu, POC juga dapat membuat daun lebih lebar dan hijau, tanaman tumbuh lebih cepat dan lebat, serta buah lebih besar dan berbobot.

“Hasil Fermentasi POC ini dapat diaplikasikan pada tanaman dengan melarutkan 2 sendok makan POC ke dalam 1 liter air dan disiramkan ketumbuhan dalam kurun waktu 10 hari sekali,” ujar dia.

Kandungan nutrisi tinggi dalam POC sangat baik untuk kesuburan tanaman tanpa merusak atau menjadi racun bagi tanah sebagaimana pupuk kimia. Semakin lama umur fermentasi maka akan semakin baik.

“Selain itu, juga nantinya akan dikembangkan dan dijadikan sebagai salah satu program pembinaan pada Warga Binaan di Lapas,” imbuhnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184