Kisah Sejarah Kyai Hasan Surgi Jatikusumo di Batang

Kamis, 10 Maret 2022 Jumadi Dibaca 9.742 kali Seni dan Budaya
Kisah Sejarah Kyai Hasan Surgi Jatikusumo di Batang
Batang - Kyai Hasan Surgi Jatikusumo merupakan sosok yang bersejarah di Kabupaten Batang. Ketika tanah Jawa masih di bawah kendali Pemerintah kolonial Hindia Belanda, Sejarah mencatat pernah terjadi pemberontakan pribumi, sebuah gerakan perlawanan besar dan menyeluruh.

Batang - Kyai Hasan Surgi Jatikusumo merupakan sosok yang bersejarah di Kabupaten Batang. Ketika tanah Jawa masih di bawah kendali Pemerintah kolonial Hindia Belanda, Sejarah mencatat pernah terjadi pemberontakan pribumi, sebuah gerakan perlawanan besar dan menyeluruh.

Pertempuran yang berdurasi setengah dekade antara tahun 1825 sampai 1830 ini dikenal dengan sebutan perang jawa. Perang yang oleh orang Eropa disebut Great War Adalah Raden Mas Ontowiryo yang bergelar Pangeran Diponegoro sebagai aktor Intelektualnya.

Pangeran Diponegoro lebih menyukai kehidupan berbau Agama, oleh pengikutnya tidak hanya dianggap sebagai komandan perang tapi juga sekaligus pemimpin spiritual. Ketika ada perang jawa banyak dibantu oleh kalangan santri.

Salah satunya ialah Kyai Hasan Surgi Jatikusumo putra ke 3 dari 10 bersaudara Raden Syamsuri yang masih kerabat Keraton Jogjakarta, oleh Pangeran Diponegoro ditempatkan sebagai telik sandi di wilayah Batang suatu daerah terpencil di kawasan Pantai Utara Jawa Tengah

“Ceritanya berawal pasca tertangkap serta dibuangnya Pangeran Diponegoro keluar Jawa oleh Pemerintah kolonial Hindia Belanda dan Perang Jawa berakhir dengan kekalahan pihak tentara Pribumi,” Kata Juru Kunci Makam Kyai Hasan Surgi Jatikusumo Rahayu Slamet (61) saat ditemui di Kedungdowo, Desa Pasekaran, Kabupaten Batang, Rabu (9/3/2022).

Kyai Hasan Surgi Jatikusumo yang belum sirna rasa kecewanya tidak kembali ke kampung Halaman, tetapi lebih memilih menetap untuk berkhalwat, mengasingkan diri di tempat yang sunyi untuk bertafakur, beribadah dan menenangkan diri.

Kyai Haasan Surgi Jatikusumo, lanjut dia, menempati sebuah tempat sejuk, tanah pardikan atau tanah bebas pajak yang terletak di tepi kali Kramat sebuah sungai yang airnya tak pernah kering sepanjang musim atau tepatnya di Dukuh Kedungdowo Desa Pasekaran Batang, hingga sampai ketika jiwanya sudah tenang dan mantap.

“Beliau bersama sahabat sehatinya Kyai Asnawi mendirikan sebuah padepokan sembari untuk dakwah Islam membumikan ajaran langit melalui pendekatan budaya hingga akhir hayatnya, meski tugas dan tujuan utamanya bukan untuk berdakwah. Tapi sekarang dikenal sebagai penyiar Islam yang berpengaruh di Kabupaten Batang,” jelasnya.

Beliau dimakamkan bersama kakak perempuannya Den Ayu Wali Putri Kenongo dari Kerajaan Mataram.

“Sepengetahuan saya sebagai juru kunci adanya haul setelah dibangunnya bangunan pendopo di makam beliau. Sebelumnya hanya diperingati setiap hari Jumat Kliwon bulan Rajab,” terangnya.

Saya sendiri adalah juru kunci ke delapan yang terpilih langsung dari darah keturunan beliau. Kalau dikisahkan itu pemilihan seorang juru kunci Kyai Hasan Surgi Jatikusomo akan dipilih langsung oleh beliau dengan kehadiran beliau didalam mimpi untuk dipilih sebagai juru kunci, maka dari itu nanti anak-anak saya belum tentu akan menjadi penerus juru kunci disini.

“Biasanya orang-orang yang berkunjung ke makam mereka punya hajat melalui doa yang dipanjatkan disini, tapi harus waktu Jumat Kliwon bulan Rajab, agar hajatnya dipenuhi karena kalau hari biasa tidak bisa,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184