Batang Plataran Food & Galery yang menjadi ikon pusat kuliner dan oleh-oleh khas Batang, kini hadir kembali untuk mengobati kerinduan para konsumen, setelah beberapa waktu lalu sempat rehat sejenak karena adanya lonjakan kasus Covid-19.
Batang
Plataran Food & Galery yang menjadi ikon pusat kuliner dan oleh-oleh khas
Batang, kini hadir kembali untuk mengobati kerinduan para konsumen, setelah
beberapa waktu lalu sempat rehat sejenak karena adanya lonjakan kasus Covid-19.
Kepala
Disperindagkop dan UKM Batang, Subiyanto menyampaikan, Plataran Food &
Galery mulai resmi dibuka kembali sejak Sabtu (12/2/2022) dengan manajemen baru
dan sajian yang makin beragam.
“Plataran
Food & Galery sudah dikenal masyarakat Batang dan sekitarnya. Khusus untuk
kulinernya kini makin variartif jenisnya, jadi selain konsumen bebas memilih
menu, para pelaku UMKM pun bisa terbantu secara ekonomi,” katanya, saat ditemui di
kantor Disperindagkop dan UKM Kabupaten Batang, Senin (14/2/2022).
Ia
menerangkan, keragaman menu tujuannya untuk meramaikan galery yang berada di
bawah Dekranasda bekerja sama dengan Madrasah Bisnis Abdurrahman bin Auf yang
menyajikan beragam produk oleh-oleh khas Batang.
“Nantinya
pusat kuliner dan galerinya bisa sama-sama ramai karena banyak pengunjungnya
dengan menerapkan protokol kesehatan ketat karena masih ada pandemi,” jelasnya.
Ia
memastikan, pertunjukan musik yang ditampilkan di Plataran tentunya tidak
sebesar yang dibayangkan.
“Live
musik yang digelar hanya sebagai teman pengunjung menikmati menu di area depan lingkup
yang kecil karena tidak mengumpulkan massa. Bentuknya hanya akustik saja untuk
menarik perhatian sehingga ekonomi pelaku UMKM jualannya laris,” tegasnya.
Menu
yang disajikan semakin beragam antara lain kambing guling, tongseng, ayam
kremes dan lainnya. Pelaku UMKM-nya pun seluruhnya dari Kabupaten Batang.
“Jam
bukanya mulai jam 11.00 21.00 WIB, ya waktu makan siang sudah buka dan monggo
menikmati menu-menu yang disajikan,” tuturnya.
Ia
mengharapkan, ditengah pandemi kehidupan perekonomian pelaku UMKM di Kabupaten
Batang tetap lancar.
“Roda
perekonomian tetap bergerak tapi sisi kesehatan juga tetap diutamakan. Walaupun
geraknya tidak secepat ketika tidak ada Covid-19,” tegasnya.
Pimpinan
Madrasah Bisnis Abdurrahman bin Auf Nurrochman Sayidi mengatakan, berbagai
inovasi juga dilakukan oleh manajemen baru dalam proses pengelolaannya.
Pengelolaannya
langsung dilakukan oleh alumni atau santri Madrasah Bisnis Abdurrahman bin Auf.
“Bedanya,
kalau dulu konsepnya cenderung milenial murni, tapi sekarang keluarga dengan
stand utama yakni “Bandar Seafood” karena Batang itu potensi lautnya sangat
besar,” terangnya.
Konsep
berikutnya adalah kalangan pebisnis dan UKM. Kalangan anak muda juga tetap
dapat menikmati menu kekinian, karena nuansa milenial pun tetap ada.
“Segmentasi
yang disasar lainnya juga ada kalangan kaum pekerja atau karyawan,” katanya.
Ia
memastikan, para pelaku UMKM yang bergabung seluruhnya merupakan warga
Kabupaten Batang.
“Untuk
pertunjukan live music sementara ditiadakan karena berdasarkan arahan dari
Gugus Tugas Covid-19 belum diizinkan. Tapi ke depan kalau situasi sudah
memungkinkan pasti ada pertunjukan musik dengan lingkup kecil, sehingga tidak
menimbulkan kerumunan,” ujar dia.
Ia
menambahkan, bagi masyarakat yang tidak sempat berkunjung langsung, dapat
memanfaatkan fasilitas pesan antar melalui nomor WhattsApp : 0856 4253 3056 dan
0858 6633 9450.
General
Manajer Plataran Food & Galery, Mizani Hasina menerangkan, sampai saat ini
sudah ada 10 stand yang terisi.
“Masih
ada 5 stand yang kosong namun satu di antaranya sudah ada yang siap menyewa,
tinggal menunggu konfirmasi ulang,” ungkapnya.
Ia
menerangkan, menu yang sudah bisa dinikmati antara lain : bakso, soto, aneka
seafood, aneka menu daging kambing dan lainnya. (MC Batang,
Jateng/Heri/Jumadi)