Pasca Nataru, Masyarakat Menanti Kestabilan Harga Kepokmas

Jumat, 07 Januari 2022 Jumadi Dibaca 808 kali Ekonomi
Pasca Nataru, Masyarakat Menanti Kestabilan Harga Kepokmas
Batang - Pasca perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) masyarakat Kabupaten Batang menanti kestabilan harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas). Pasalnya, sepekan pasca Nataru, ada beberapa harga Kepokmas yang masih melambung tinggi.

Batang - Pasca perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) masyarakat Kabupaten Batang menanti kestabilan harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas). Pasalnya, sepekan pasca Nataru, ada beberapa harga Kepokmas yang masih melambung tinggi.

Salah satu konsumen Tamsari yang keseharian berprofesi sebagai pedagang nasi goreng, mengharapkan, harga Kepokmas dapat kembali normal, karena kenaikan harga yang sempat terjadi menjelang Nataru mempengaruhi harga jual ke konsumen.

“Tadi belanja beras, minyak dan keperluan berjualan nasi goreng. Kemarin waktu harga telor naik, ya harga jualnya ke konsumen saya naikkan,” katanya saat ditemui, di Pasar Induk Kabupaten Batang, Jumat (7/1/2022).

Ia berharap, harga Kepokmas segera turun, agar pedagang kecil tetap lancar, sehingga mampu mencukupi kebutuhan keluarga.

Pedagang Kepokmas Rumini mengutarakan, sebagian Kepokmas mengalami kenaikan, namun ada kebutuhan sehari-hari yang sempat mengalami penurunan harga.

“Telur sekarang turun dari Rp32 ribu jadi Rp25 ribu, minyak goreng kemasan Rp18 ribu, sedangkan minyak curah Rp20 ribu, beras Rp10.500,00 dan gula pasir Rp12.500,00” jelasnya.

Ia mengaku, ketika harga telur meroket sangat berpengaruh pada pembelian konsumen, yang berkurang.

“Alhamdulillah sejak harga telur turun, pembeli sudah kembali normal. Semoga harganya turun semua, jadi pembelinya kembali normal lagi belanjanya,” harapnya.

Sementara, ditemui secara terpisah, Kepala Bidang Perdagangan, Disperindagkop dan UKM Batang, Endang Rahmawati mengatakan, untuk mengatasi kenaikan harga Kepokmas menjelang Nataru, Disperindagkop bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan RI telah menggelar operasi pasar pada (30/12/2021) lalu.

Operasi pasar itu hanya digelar di 4 titik, yakni Pasar Batang, Limpung, Bawang dan Bandar. Pihaknya hanya menyediakan 1.500 liter minyak goring yang disebar di 4 titik tersebut, dengan harga Rp14 ribu/liter.

“Ya langsung laris manis, karena sistemnya jual putus. Barang yang sudah dikirim harus habis dan langsung bayar,” tegasnya.

Pihaknya berupaya untuk berkoordinasi dengan Disperindag Provinsi Jawa Tengah, apabila dimungkinkan digelar operasi pasar kembali.

“Kalau kami dikirimi terlalu banyak dikhawatirkan tidak ada yang langsung membayar, andai kata belum laku terjual di hari itu juga. Makanya secara bertahap sekiranya masih ada alokasi untuk digelar kembali operasi pasar,” ungkapnya.

Saat ini pihak Disperindag Batang bersama Provinsi Jateng, hanya berfokus pada operasi pasar minyak goreng, maka hanya bekerja sama dengan produsen minyak goreng. MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

 

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184