Joglo Mberan Jadi Media Perupa Sampaikan Kritik Membangun

Senin, 03 Januari 2022 Jumadi Dibaca 1.016 kali Seni dan Budaya
Joglo Mberan Jadi Media Perupa Sampaikan Kritik Membangun
Batang - Potensi seni dan budaya yang dimiliki di Kabupaten Batang menjadi daya tarik tersendiri bagi para perupa untuk memamerkan karyanya. Salah satunya Abdullah Ibnu Talhah memilih Joglo Mberan yang memiliki sisi artistik, sehingga sesuai untuk dijadikan media menampilkan puluhan hasil karyanya, dalam menyampaikan kritik-kritik sosial yang membangun.

Batang - Potensi seni dan budaya yang dimiliki di Kabupaten Batang menjadi daya tarik tersendiri bagi para perupa untuk memamerkan karyanya. Salah satunya Abdullah Ibnu Talhah memilih Joglo Mberan yang memiliki sisi artistik, sehingga sesuai untuk dijadikan media menampilkan puluhan hasil karyanya, dalam menyampaikan kritik-kritik sosial yang membangun.

Pria yang akrab disapa Kang Talhah ini mengatakan, dipilihnya Batang sebagai media untuk menampilkan 50 karya terbaiknya, karena saat ini merupakan kota yang sedang berproses menjadi sebuah megapolitan, dengan segala keberagamannya.

“Pameran ini terselenggara karena di kedai ini tempat paling tepat untuk bisa bertemu dengan seluruh seniman di Kota Batang. Ini bisa jadi awal yang baik untuk dimanfaatkan secara kolaboratif dalam membangun seni dan budaya di kota yang sedang bertumbuh ini,” kata pria yang juga berprofesi sebagai dosen Ilmu Seni dan Arsitektur IAIN Walisongo Semarang, saat menggelar pameran tunggalnya di Joglo Mberan, Kelurahan Watesalit, Kabupaten Batang, Minggu (2/1/2022).

Ia menerangkan, dalam membangun sebuah kota harus dimulai dari sisi kebudayaan individunya.

“Kesadaran kearifan lokal sebagai masyarakat Pantura dapakai untuk pijakan dalam membangun peradaban di masa depan. Batang juga sama dengan kota-kota lainnya karena memiliki tantangan besar, dibutuhkan cara yang tepat untuk bisa membaca potensi diri,” jelasnya.

Ia mengharapkan adanya gerakan kebudayaan dengan berkesenian, untuk menyadarkan masyarakatnya, yang memiliki potensi besar dan dapat dibangun menjadi kota yang besar secara kolaboratif.

Pemilik Joglo Mberan, Sohirin mengatakan, pameran seni rupa memang sudah sering digelar di Batang. Dengan dipilihnya Joglo Mberan sebagai media, merupakan salah satu upaya untuk menambah ruang ekspresi yang baru.

“Spirit yang dibawa agar semua orang bisa menikmati seni karena sekarang mudah diakses. Di sini semua kalangan bisa memperbincangkannya secara bebas, sambil ngopi dan tidak terbatas bahwa karya seni hanya bisa dinikmati di sebuah galeri tertentu saja,” tuturnya.

Ia mengapresiasai ide dari Kang Talhah yang menggelar pameran tunggal di Joglo Mberan.

“Ini menjadi ruang-ruang perjumpaan baru bagi para seniman di Kota Batang,” ungkapnya.

Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang, Tri Bakdo mengungkapkan, karya seni merupakan implementasi dari sebuah gagasan manusia. Seni itu bisa jadi media untuk menuangkan ide, gagasan bahkan perasaan melalui sebuah karya, baik lukisan, tari atau teater.

“Mas Talhah sebenarnya sama, jadi karya abstrak pun sama dan tidak bisa digeneralisasi baik karya karikatural atau kontemporer,” ujar dia.

Sementara, Kepala DPMPTSP Batang Wahyu Budi Santoso, yang juga sebagai pemerhati seni menyampaikan, tidak ada larangan untuk mengekspresikan hasil karyanya.

“Silakan ekspresikan karya seni kalian, melalui kemampuan berkesenian masing-masing, seperti tari, lukis maupun pertunjukan. Sudah saatnya kita keluarkan identitas kita, jangan hanya diunggah di media sosial, tapi tampilkan karya secara langsung,” terangnya.

Salah satu pengunjung, Eka Panca menuturkan, pameran ini merupakan kegiatan positif, supaya masyarakat makin memahami bahwa Kabupaten Batang memiliki potensi besar di bidang seni dan budaya.

“Di sini juga bisa jadi ajang untuk saling mengenenal sesama seniman, salah satunya Komunitas Serbuk Pensil, yang ikut mendukung kegiatan ini,” katanya.

Ia mengharapkan, kegiatan serupa bisa digelar di kedai-kedai lain. Selain meramaikan kedainya, bisa mengangkat potensi mereka sebagai bagian dari ekonomi kreatif di Batang.

“Semua seni itu mahal, karena tercipta dari suatu kreativitas yang dimiliki tiap individu. Pameran tetap jadi media yang tepat untuk mengenalkan hasil karyanya,” imbuhnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184