Konsumen Tak Permasalahkan Minyak Kemasan Gantikan Minyak Curah

Selasa, 30 November 2021 Jumadi Dibaca 1.157 kali Ekonomi
Konsumen Tak Permasalahkan Minyak Kemasan Gantikan Minyak Curah
Batang - Rencana pemerintah yang akan menggantikan minyak goreng curah dengan minyak goreng kemasan, ternyata mendapat sambutan positif dari konsumen dengan tidak mempermasalahkannya, selama harga belinya tak terlalu tinggi.

Batang - Rencana pemerintah yang akan menggantikan minyak goreng curah dengan minyak goreng kemasan, ternyata mendapat sambutan positif dari konsumen dengan tidak mempermasalahkannya, selama harga belinya tak terlalu tinggi.

Sampai saat ini selisih harga beli antara minyak goreng kemasan dengan minyak goreng  curah yang terpaut Rp1.000,00, tidak terlalu dihiraukan pembeli.

Salah satu pembeli, Sari yang setiap hari berbelanja minyak goreng untuk keperluan berjualan nasi goreng, tetap menggunakan minyak kemasan karena alasan higienitas.

“Tidak mesti kadang pakai curah untuk menggoreng ayam, tapi lebih sering pakai minyak kemasan, karena lebih irit dan bersih. Kalau pakai minyak curah kurang cocok, karena banyak kotorannya,” katanya, saat ditemui di Pasar Kabupaten Batang, Selasa (30/11/2021).

Dari segi harga, minyak goreng kemasan lebih ekonomis Rp18.500,00 tergantung merknya, sedangkan minyak goreng curah Rp19.500,00.

Hal senada juga disampaikan Sri Turah, pedagang warung makanan, mengatakan, selama menjual makanan, selalu menggunakan minyak goreng kemasan karena alasan kebersihan.

“Saya tidak pernah pakai minyak goreng curah karena memang tidak suka. Pengaruh menggoreng dengan minyak kemasan hasil masakannya lebih bagus dan penampilannya juga bening, karena satu kali pakai langsung ganti, makanya setiap hari beli di pasar,” terangnya.

Ia menghabiskan 2 liter minyak goreng kemasan setiap harinya untuk membuat beragam menu masakan.

Ditemui secara terpisah, Kepala Disperindagkop dan UKM Batang Subiyanto menuturkan, semua tergantung masyarakat, walaupun kondisi di lapangan masih banyak yang memilih untuk menggunakan minyak goreng curah.

“Seharusnya warga lebih memilih minyak goreng kemasan melihat dampak jangka panjang bagi kesehatan tubuhnya. Harganya pun lebih murah minyak kemasan daripada minyak curah,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184