Batang Coffee Launching Emping 'Batas Kota'

Kamis, 18 November 2021 Jumadi Dibaca 1.203 kali Ekonomi
Batang Coffee Launching Emping 'Batas Kota'
Batang - Tak bisa dipungkiri, pandemi yang melanda dua tahun terakhir ini memang membawa dampak negatif terutama pada sektor bisnis.

Batang - Tak bisa dipungkiri, pandemi yang melanda dua tahun terakhir ini memang membawa dampak negatif terutama pada sektor bisnis.

KUB (Kelompok Usaha Bersama) Batang Coffe yang sebelumnya masif memasarkan produk kopi kini melebarkan sayapnya ke bisnis makanan ringan. Hal ini disebabkan oleh lesunya peminat kopi dikalangan pasar, sehingga mereka mencoba merambah ke bisnis emping

Dalam kurun waktu 4 bulan terakhir ini, mereka sukses memamerkan produk emping hingga ke Bali dan NTT.

Pengelola C.V Batang Coffe Diaz Rifani Zuniyanto, menuturkan bahwa pandemi ini tidak terlalu berpengaruh pada bisnis emping, melainkan kondisi cuaca yang menentukan faktor produktivitas emping.

“Kalo pandemi ini sebenarnya ga ngaruh-ngaruh banget, soalnya kita sudah punya langganan pembeli dalam partai besar, yang paling pengaruh itu faktor cuaca, ketika hujan biasanya harga emping mulai naik tapi barang tidak ada,” Katanya saat ditemui di Desa Pujut, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Rabu (18/11/2021)

Dirinya mengungkapkan, dalam kurun waktu sepekan dapat memproduksi emping hingga 1,5 ton.

“Selama ini, kami satu pekan itu bisa menghasilkan emping kering 1,5 ton. Tentunya juga tergantung cuaca, selain fokus pada pangsa pasar, mereka juga melakukan pemberdayaan masyarakat lewat jasa memipihkan biji mlinjo menjadi emping,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat melihat peluang ekonomi guna menambah pundi-pundi rupiah untuk menekan angka kemiskinan.

“Ada sekitar 250 pekerja yang kita berdayakan, pekerja Kecamatan Tersono sendiri ada 6. Diantaranya, Desa Boja, Kebonwaru, Tersono, Kebumen, Tempuran, Tegalombo dan Pakis,” terangnya.

Tidak hanya di wilayah Kecamatan Tersono, pekerja pemipih biji mlinjo menjadi emping yang disebut 'Ngemping' ini juga tersebar ke beberapa Desa di Kecamatan Reban dan Kecamatan Pecalungan. (MC Batang, Jateng/Fahmi/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184