Ratusan Situs Kepurbakalaan di Batang Segera Teregistrasi

Selasa, 16 November 2021 Jumadi Dibaca 1.290 kali Seni dan Budaya
Ratusan Situs Kepurbakalaan di Batang Segera Teregistrasi
Batang - Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang serta Komunitas Batang We melakukan pendataan terhadap ratusan situs kepurbakalaan atau cagar budaya bergerak, di wilayah Kabupaten Batang, agar seluruhnya masuk ke dalam Sistem Registrasi Nasional (Sisregnas).

Batang - Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang serta Komunitas Batang We melakukan pendataan terhadap ratusan situs kepurbakalaan atau cagar budaya bergerak, di wilayah Kabupaten Batang, agar seluruhnya masuk ke dalam Sistem Registrasi Nasional (Sisregnas).

Pendataan dilakukan mulai 12-19 November 2021 terhadap sejumlah arca yang tersimpan di Disdikbud Batang maupun langsung di lokasi ditemukannya arca.

Arkeolog BPCB Jateng, Winarto mengatakan, pemerintah mengharuskan benda-benda cagar budaya teregistrasi, yang diawali dengan pencatatan dan pendaftaran.

“Kami sudah melakukan pendataan terhadap Prasasti Sojomerto, Arca Ganesha dan Nandi. Sebagian sudah ada di Siregnas Cagar Budaya, yang segera bermigrasi ke Data Pokok Kebudayaan (Dapobud),” katanya, saat melakukan pendataan pada Arca Ganesha, di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Selasa (16/11/2021).

Ia mengatakan, dikarenakan hingga kini BPCB belum memiliki data lengkap benda cagar budaya di Kabupaten Batang, tentang berapa ukuran, letaknya dan visualisasi yang sesuai kaidah foto cagar budaya, maka tim bersama Disdikbud dan pemerhati sejarah melakukan pendataan di Kabupaten Batang.

“Ini masih tahap awal, karena benda-benda cagar budaya itu tersebar di seluruh kecamatan. Sebelumnya Disdikbud bersama Komunitas Batang We sudah melakukan pendataan awal, besok akan disinkronkan, dan kami tetap menjalin komunikasi yang intensif bersama dua pihak tersebut,” jelasnya.

Nantinya apabila ditemukan beberapa temuan situs kepurbakalaan baru pun BPCB akan berkomunikasi karena yang lebih berwenang adalah Disdikbud Batang.

“Kami juga akan bekerja sama, sehingga dalam pemeliharaan dan konservasi serta cara memperlakukannya pun berbeda dengan lainnya. Benda cagar budaya memang tidak bisa diperbarui, jadi butuh kesadaran masyarakat untuk ikut melestarikannya,” tegasnya.

Ia menegaskan, masyarakat sekitar merupakan ujung tombak dalam pengamanan benda cagar budaya di lingkungannya.

Kepala Bidang Kebudayaan, Disdikbud Batang Affy Koesmoyorini mengatakan, pendataan ini sangat baik karena hingga kini Disdikbud belum ada data-data tentang cagar budaya secara mendetail.

“Sebagian memang sudah mulai dilakukan pendataan, namun baru tehadap benda yang diduga cagar budaya. Prosesnya memang memakan waktu hingga dua bulan, yakni satu bulan untuk terjun ke lapangan dan satu bulan lagi untuk membuat narasi,” terangnya.

Ia menerangkan, nantinya hasil pendataan itu, akan dimanfaatkan untuk mengenalkan kepada anak didik, yang akan dimasukkan dalam muatan lokal.

Ketua Komunitas Batang We, Sutikwo mengutarakan, sebagai pemerhati sejarah dan budaya Batang, sangat mendukung tindakan yang dilakukan BPCB, karena anggota komunitas sudah lama menantikan kegiatan pendataan terhadap situs-situs penting di Batang.

“Sebetulnya Batang ini potensinya beragam, cuma kurang terawat. Seiring berjalannya Batang menjadi kota industri, tetap memperhatikan potensi budaya yang ada,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184