Pawone Simbah Edukasi Kaum Ibu Jadi Marketer Online

Kamis, 11 November 2021 Jumadi Dibaca 1.197 kali IKM UKM UMKM
Pawone Simbah Edukasi Kaum Ibu Jadi Marketer Online
Batang - Pawone Simbah yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata kuliner tradisional, dengan menu khas rumahan, kini berupaya mengedukasi kaum ibu untuk menjadi marketer online, sehingga produk-produk olahannya makin dikenal konsumen.

Batang - Pawone Simbah yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata kuliner tradisional, dengan menu khas rumahan, kini berupaya mengedukasi kaum ibu untuk menjadi marketer online, sehingga produk-produk olahannya makin dikenal konsumen.

Pemilik Pawone Simbah, Dian Artarina mengatakan, pelatihan ini diberikan kepada kaum ibu, agar dapat membantu perekonomian keluarga.

“Hari ini saya memberikan pelatihan cara membuat kue dan cara memasarkannya secara online, agar produknya nanti cepat terjual. Kami mengundang kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan ibu-ibu muda yang baru merintis bisnis di dunia kuliner,” katanya, saat ditemui, di Kampung Jawa Pawone Simbah, Desa Lebo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Kamis (11/11/2021).

Ia menegaskan, misi utamanya adalah ingin menggerakkan ekonomi keluarga, memanfaatkan hobi kaum ibu di bidang kuliner maupun UMKM agar kualitasnya makin meningkat.

“Kami undang pakar marketing online, agar mampu memoles tampilan produknya hingga menarik minat konsumen untuk membeli. Ibu-ibu di sini juga diajari cara membuat tik tok produk dan penjualan, selain memasarkan melalui akun facebook dan instagram yang sudah dekat dengan mereka,” jelasnya.

Dijelaskannya, kaum ibu di era milenial harus memahami produk yang akan dijual. Selain produk yang berkualitas, yang tidak kalah pentingnya adalah cara memasarkannya dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Kalau zaman dulu, mereka hanya tahu brownis yang standar, tapi sekarang harus mengetahui bahwa brownis masa kini sudah ditambah dengan toping yang beragam dan tampilan yang lebih kekinian,” terangnya.

Produk-produk rumahan pun sekarang tidak kalah menariknya dengan buatan resto.

“Menu disertbox yang berisi kue dengan krim ditamabah toping agar tampilannya lebih menarik dan minuman yang sedang hits adalah kopi dengan beragam varian,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Ida yang juga pemilik usaha rumahan ketering, mengatakan, pelatihan yang digelar Pawone Simbah sangat berguna, karena menambah pengetahuan kuliner yang makin beragam.

“Tadi sudah mendapat ilmu yang berharga, tentang cara pengemasan produk agar lebih menarik, disamping itu kualitas dan rasa juga tetap harus terjaga,” tuturnya.

Ia mengharapkan, kedepan agar digelar lagi pelatihan cara membuat pastry, karena selama ini belum pernah mengetahui cara membuatnya dengan benar.

“Saya takut kalau gagal membuat pastry, khawatirnya kalau tidak mengembang. Tantangan pelaku bisnis di era digital, adalah permodalan dan banyaknya pesaing-pesaing baru dengan produk yang bervariasi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 103
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184