Ludruk Jawa Timuran, Hadirkan Perjuangan Rakyat Surabaya

Kamis, 11 November 2021 Jumadi Dibaca 1.003 kali Seni dan Budaya
Ludruk Jawa Timuran, Hadirkan Perjuangan Rakyat Surabaya
Batang - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Batang menampilkan kesenian tradisional ludruk Jawa Timuran, untuk menghadirkan semangat rakyat Surabaya, ketika harus mempertahankan kemerdekaan, dari penjajah.

Batang - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Batang menampilkan kesenian tradisional ludruk Jawa Timuran, untuk menghadirkan semangat rakyat Surabaya, ketika harus mempertahankan kemerdekaan, dari penjajah.

Kepala Rutan Batang, Rindra Wardhana mengutarakan, dipilihnya kesenian ludruk, karena suasana Kota Surabaya di tahun 1945, akan lebih hidup dan membawa penonton seakan menyaksikan kembali peristiwa perjuangan rakyat melawan penjajah.

“Di Jawa Timur itu, lawak yang dibungkus dengan seni drama juga bisa diselipkan pesan-pesan moral dan perjuangan para pahlawan. Dan kebetulan ada sebagian teman-teman WBP yang sangat perhatian dengan kesenian rakyat khas Jawa Timur, jadi sekalian digunakan untuk sarana berekspresi,” katanya, usai menyaksikan pertunjukan, di Aula Rutan Kabupaten Batang, Kamis (11/11/2021).

Ia mengharapkan, setelah menonton kisah Bung Tomo bersama para ulama Jawa Timur memperjuangkan kemerdekaan, harapannya akan timbul semagat dari WBP untuk meningkat semakin baik.

“Tidak mungkin mereka harus berhenti sampai di sini saja, tapi harus mengisi kemerdekaan ini dengan potensi yang dimiliki,” jelasnya.

Salah satu WBP, yang juga sutradara pertunjukan, Efariawan menyampaikan, dalam pertunjukan ini para pemain yang seluruhnya adalah dari WBP, ingin menunjukkan semangat patriotisme yang bagi sebagian teman lainnya ada yang sudah mulai kendor.

“Tema yang diusung dalam pementasan ludruk kali ini adalah “Kita Masih Merah Putih”. Jadi ludruk ini bisa digunakan sebagai sarana mengedukasi teman-teman WBP yang berusia kurang dari 30 tahun, agar mengenalkan kepada mereka, bahwa kemerdekaan yang diraih itu tidak gratis, tapi butuh perjuangan dan pengorbanan jutaan nyawa rakyat Indonesia,” tegasnya.

DIjelaskannya, untuk menghasilkan pementasan ludruk bersama teman-teman WBP, membutuhkan waktu hampir satu bulan.

“Berkat keluarga besar Rutan semuanya mendukung, sehingga hari ini pementasan bisa berjalan lancar,” ujar dia.

Ia mengakui, dalam prosesnya pasti menemui kesulitan, karena harus menyatukan banyak karakter untuk disatukan dalam satu misi yakni menyukseskan pementasan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184