Taman Edukasi, Siap Berkolaborasi Menuju Destinasi Wisata Terkoneksi

Selasa, 09 November 2021 Jumadi Dibaca 1.273 kali IKM UKM UMKM
Taman Edukasi, Siap Berkolaborasi Menuju Destinasi Wisata Terkoneksi
Batang - Setelah sukses menarik perhatian kaum milenial agar menyukai jamu, kini Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kampung Jamune Bu’e melakukan inovasi dengan melaunching Taman Edukasi, yang siap berkolaborasi dengan beberapa kelompok usaha sekitar, demi mewujudkan destinasi wisata yang terkoneksi.

Batang - Setelah sukses menarik perhatian kaum milenial agar menyukai jamu, kini Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kampung Jamune Bu’e melakukan inovasi dengan melaunching Taman Edukasi, yang siap berkolaborasi dengan beberapa kelompok usaha sekitar, demi mewujudkan destinasi wisata yang terkoneksi.

Taman tersebut berisi tanaman herbal atau lebih dikenal apotek hidup, yang diharapkan dapat dikenal anak-anak sejak usia dini.

Penanggung jawab Kampung Jamune Bu’e, Sukoningsih mengatakan, anak-anak dapat belajar langsung dengan melihat dan mempelajari beragam jenis tanaman herbal hingga khasiatnya bagi kesehatan tubuh.

“Kedepan akan dilakukan pengembangan agar ada peningkatan mutu, rasa dan dikolaborasikan dengan kelompok usaha yang berdekatan, sehingga bisa menjadi destinasi wisata yang terkoneksi,” katanya, saat ditemui di Kampung Jamune Bu’e, Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang, Senin (8/11/2021).

Ia menerangkan, sarana penunjang seperti Taman Edukasi, proses produksi dan ada nilai jual yang baik, sehingga dapat disinkronkan dengan menjual produk ke Pasar Payung Pelangi Dracik.

Selain itu, bisa pula dikolaborasikan dengan Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan (KMPL), karena Kampung Jamune Bu’e juga peduli terhadap lingkungan sekitar dengan memanfaatkan kebun menjadi tanaman herbal berkhasiat.

“Semoga bisa berkembang pesat, masyarakat luas bisa mengenal dan membeli produk hasil olahan kami, sehingga Kampung Jamune Bu’e bisa ikut menunjukkan bahwa kaum ibu pun berdaya secara ekonomi,” harapnya.

Camat Batang, Luksono Pramudito mengatakan, taman ini tidak hanya menjual jamu untuk konsumsi saja, tetapi ikut berkontribusi mencerdaskan anak-anak usia dini supaya lebih mengenal tanaman-tanaman herbal.

“Selain Jamune Bu’e ada pula sejumlah desa yang menonjolkan kreativitasnya. Walaupun ada kemiripan, tapi ada perbedaan dari segi konsep, yang terpenting tujuan utamanya adalah membangkitkan perekonomian warga,” jelasnya.

Ia mempersilakan apabila akan ada kolaborasi antar satu desa dengan desa lainnya. Misalnya kolaborasi antara Kampung Jamune Bu’e dengan KMPL dan Pasar Payung Pelangi.

“Para pengunjung bisa diarahkan ke beberapa destinasi wisata setempat, sehingga bisa menyejahterakan keluarga,” tuturnya.

Sementara, Ketua Komisi C, DPRD Batang, Tofani Dwi Arieyanto mengharapkan, kreativitas ini dilanjutkan dengan menyesuaikan perkembangan zaman, sehingga kesan jamu pahit itu tidak dikenal lagi oleh anak-anak maupun generasi milenial, serta tidak menghilangkan khasiatnya.

“Ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Proyonanggan Selatan. Mudah-mudahan bisa menjadi pelopor untuk membangkitkan UMKM di sekitarnya,” terangnya.

Ia mengimbau, agar generasi milenial tidak antipati terhadap jamu.

“Dan untuk ibu-ibu PKK bisa mengembangkan potensi lainnya, tidak hanya di RT 1 RW 1 saja, tetapi ke wilayah lain,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184