Batang - Pusat Belanja Sahabat Lingkungan Kalisalak (Pujasalika) bentukan Pemerintah Desa (Pemdes) Kalisalak, ternyata setelah empat kali digelar mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, karena selain menggiatkan perekonomian juga menyehatkan warga dengan kegiatan senam bersama dan cek kesehatan melalui Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu).
Batang - Pusat Belanja Sahabat Lingkungan Kalisalak
(Pujasalika) bentukan Pemerintah Desa (Pemdes) Kalisalak, ternyata setelah
empat kali digelar mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, karena selain
menggiatkan perekonomian juga menyehatkan warga dengan kegiatan senam bersama
dan cek kesehatan melalui Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu).
Kepala Desa Kalisalak Sucipto Sapto Atmojo mengatakan,
pedagang yang bergabung dalam Pujasalika mayoritas adalah warga Kalisalak,
sehingga ikut membantu perekonomian masyarakat.
Selain sayur-sayuran, para pedagang juga membuka lapak
dagangannya berupa makanan tradisional hingga olahan jamu tradisional untuk
menjaga imunitas warga.
“Pedagangnya berasal dari warga sekitar dan desa. Ini
kerja sama dengan Pemdes, alhamdulillah program lainnya selalu berhasil,†katanya,
usai melaunching Pujasalika, di Desa Kalisalak, Kabupaten Batang, Minggu
(7/11/2021).
Inovasi yang diunggulkan yakni bank sampah yang makin
ditingkatkan perannya, dalam menjaga kebersihan lingkungan dari tumpukan sampah
anorganik.
“Alhamdulillah sampah-sampah di Kalisalak sudah
dibuang teratur, jadi tidak berserakan,†jelasnya.
Pujasalika akan rutin digelar tiap hari minggu pagi
dan bekerja sama dengan Puskesmas setempat, Posbindu juga bisa dimanfaatkan
untuk mengetahui kondisi kesehatan warga.
Camat Batang Luksono Pramudito menyampaikan, inovasi
dari Pemdes Kalisalak dengan memberdayakan warganya, secara ekonomi tentu akan
berdampak positif.
“Pandemi selama dua tahun ini, membuat masyarakat
jenuh, perekonomian terpuruk, maka inovasi ini menjadi terobosan Pemdes untuk
membangkitkan kembali ekonomi warga. Karena ini mengutamakan warga sekitar,
jadi kemanfaatannya akan dirasakan oleh masyarakat Kalisalak,†terangnya.
Ia mengharapkan, Pujasalika dapat menginspirasi
desa-desa lainnya, untuk memajukan potensinya.
“Inovasinya tidak harus sama. Silakan mengadopsi,
ditiru tapi dimodifikasi, agar tidak mematikan pasar yang telah ada
sebelumnya,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)