Pelaku Seni Akan Promosikan Wisata Batang di TMII

Rabu, 03 November 2021 Jumadi Dibaca 1.096 kali Seni dan Budaya
Pelaku Seni Akan Promosikan Wisata Batang di TMII
Batang - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang bersama para pelaku seni bekesempatan mempromosikan berbagai destinasi wisata melalui sebuah pementasan teater yang dikolaborasikan dengan tari berjudul “Memetik Bintang”. Rencananya pementasan berbentuk virtual itu akan dipentaskan di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Batang - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang bersama para pelaku seni bekesempatan mempromosikan berbagai destinasi wisata melalui sebuah pementasan teater yang dikolaborasikan dengan tari berjudul “Memetik Bintang”. Rencananya pementasan berbentuk virtual itu akan dipentaskan di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Kepala Disparpora Batang Yarsono menyampaikan, di masa Pandemi Covid-19 pihak pengelola TMII meminta Badan Penghubung Jawa Tengah agar menampilkan kesenian rakyat secara virtual.

“Pengambilan gambar akan dilakukan 5 November dan pertunjukan secara virtual akan ditampilkan pada 21 November 2021, di Anjungan Jawa Tengah TMII,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/11/2021).

Dalam pementasan tersebut juga diikuti daerah lain, maka pihak TMII akan memberikan apresiasi kepada kabupaten/kota di Jawa Tengah yang dinilai memiliki keunikan tersendiri dalam mempromosikan destinasi wisata daerahnya.

Sutradara pementasan, Ahmad Zaenuri menerangkan, pementasan ini digunakan sebagai ajang promosi daerah, baik destinasi wisata maupun makanan khas daerah.

“Tujuan supaya segala informasi obyek wisata dan makanan khas yang dimiliki Kabupaten Batang bisa tersampaikan, melalui dunia pementasan,” ungkapnya.

Hanya saja karena bersamaan dengan adanya pagebluk (wabah), maka disertakan pula menjadi bagian dalam pementasan tersebut.

“Pagebluk ini harus ditangani bersama-sama, tidak hanya pemerintah saja, namun seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.

Ia menegaskan, terdapat sedikit perbedaan dibandingkan pementasan sebelumnya.

“Kalau naskah Jogo Tonggo kan murni penanganan Covid-19, karena saat itu masih terjadi lonjakan kasus penyebaran virus yang cukup tinggi. Isu yang masih hangat sekarang malah divaksinasi,” jelasnya.

Ia memastikan, dalam pementasan kali ini, selain menonjolkan keragaman destinasi wisata dan kuliner khas Batang, juga menginformasikan seputar vaksinasi, sehingga masyarakat teredukasi.

“Pementasan kali ini dibalut dengan tradisi Jawa zaman Mataram Islam, supaya lebih familiar. Gaya Mataraman itu cuma sebagai media saja, yang terpenting inti pesannya agar tersampaikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu pelaku seni, Muhammad Arsyad yang berperan menjadi tokoh Demang, menuturkan, sebagai seniman di era pandemi, harus mampu menyesuaikan diri dengan berbagai situasi dan kondisi.

“Mau tidak mau kami harus beradaptasi dengan hal baru, baik pementasan dengan konsep lama atau baru seperti virtual ini,” ujar dia.

Menurut dia, pementasan secara virtul menjadi tantangan bagi pelaku seni, agar dapat berkreasi dengan inovasi ditengah situasi pandemi.

“Kami berupaya mengubah pola pikir yang semula harus mementaskan karya secara konvensional, sekarang berusaha membiasakan diri dengan tempat berekspresi yang baru,” terangnya.

Ia menambahkan, meskipun penonton itu tidak langsung berhadapan, namun pemain harus merasakan bahwa penampilan tetap disaksikan walaupun secara maya.

“Kalau penontonnya cuma satu, dia tetap penonton kami yang harus dihargai dengan mementaskan karya sebaik-baiknya,” imbuhnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184