Karya Lukis Dekoratif Lebih Diminati Warga Batang

Jumat, 10 September 2021 Jumadi Dibaca 1.148 kali Seni dan Budaya
Karya Lukis Dekoratif Lebih Diminati Warga Batang
Batang - Pasca turunnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke Level 2, membuat geliat berekspresi para perupa muda Kabupaten Batang perlahan mulai bermunculan dengan menggelar pameran lukisan bernuansakan dekoratif karena lebih diminati warga.

Batang - Pasca turunnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke Level 2, membuat geliat berekspresi para perupa muda Kabupaten Batang perlahan mulai bermunculan dengan menggelar pameran lukisan bernuansakan dekoratif karena lebih diminati warga.

Pameran bertajuk “Art Exhibition Symphony 9”, mayoritas diikuti oleh 9 perupa milenial dari Batang, yang digelar mulai 9-15 September mendatang.

Ketua panitia Sigit Purnomo megatakan, berawal dari terlalu lamanya para perupa muda vakum dari kegiatan mengekspresikan karyanya secara langsung, akhirnya muncul ide untuk menggelar pameran tersebut, dengan jumlah peserta terbatas.

Dengan pameran ini seni rupa bisa diterima di daerah yang minim pengetahuan seninya.

“Apresiasi terhadap sebuah karya seni di kota kecil pasti kurang. Tetapi justru ini menjadi penyemangat buat kami untuk menghasilkan karya dekoratif yang lebih disukai khalayak, bukan yang terlalu murni, yang pasti tidak laku,”  katanya saat ditemui di Omah Bento, Kalisalak, Kabupaten Batang, (9/9/2021).

Dijelaskannya, karya dekoratif artinya layak tampil di rumahnya. Masyarakat akan lebih menyukai lukisan bunga daripada yang bertema abstrak.

“Seniman itu butuh tempat untuk meluapkan karyanya. Terkait seniman dan karya yang ditampilkan hanya berjumlah 9, itu sebetulnya jumlah seniman seluruhnya ada 25, cuma karena waktu berdiskusi yang datang hanya 9, akhirnya diputuskanlah karya yang ditampilkan sejumlah tersebut,” jelasnya.

Alasan terkuatnya, lanjut dia, karena keterbatasan tempat yang akhirnya membuat para anggota memutuskan di pameran perdana ditengah PPKM Level 2 ini, hanya mengikutkan 9 karya perupa.

“Ini baru tahap awal, nantinya di bulan Oktober teman-teman “Serbuk Pensil” mau pameran di Solo, tentunya dengan karya yang lebih beragam dan lebih dari 9 karya,” tuturnya.

Pameran ini juga dimanfaatkan sebagai ajang untuk meregenerasi seniman lukis di Batang.

“Sarasehan malam ini kami gunakan untuk menyerahkan tongkat estafet kepada seniman lukis muda yang benar-benar mencintai dunia seni rupa,” harapnya.

Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang Tri Bakdo menyampaikan, pameran ditengah PPKM ini merupakan bentuk luapan kegelisahan para perupa muda, yang selama ini berhenti berekspresi.

“Sebenarnya mereka sudah punya karya, tetapi tidak punya tempat karena dipenjara, diikat atau dibatasi oleh pandemi. Semua seniman itu ingin eksistensinya terlihat dan diakui oleh penikmatnya,” ungkapnya.

Ketika ada tanda-tanda, bahwa intensitas pandemi ini mulai menurun, dari level 4, 3 dan sekarang 2, itu membuat para seniman berpikir, sekarang saatnya harus muncul ke permukaan.

“Ini adalah sebuah proses awal mereka yang mungkin ingin meniti karir sebagai seniman lukis, mungkin ingin menyalurkan hobi. Lukisan yang ditampilkan masih sebuah proses, belum mencapai pada titik kulminasi atau puncak tertinggi,” tegasnya.

Ia berkeyakinan, apabila para perupa muda Batang ini memiliki intensitas yang tinggi, kedepan akan menghasilkan karya yang makin baik.

“Sementara ini temanya tidak dibatasi, jadi mereka bebas mengalir saja menuangkan perasaannya melalui sebuah media lukis. Tadi ada lukisan yang menceritakan seorang ayah yang meluapkan kebahagiaannya mempunyai seorang anak, ada yang cenderung dengan bunga, itulah karya yang mencerminkan perasaan mereka sendiri,” terangnya.

Ia menyarankan, bagi anak muda yang ingin menjadi perupa yang menghasilkan karya luar biasa, tentu membutuhkan intensitas yang tinggi. Sebab melukis itu membutuhkan proses dan waktu yang lama.

“Untuk menghasilkan karya itu tidak sebentar, tapi bisa bertahun-tahun. Kalau belajar teknis itu mudah paling dua tahun jadi, tapi mengolah rasa menjadi nampak sebuah lukisan itu pakai perasaan yang begitu dalam,” imbuhnya.

Salah satu perupa muda, Rusyid mengaku ada ketertarikan untuk mendalami dunia seni lukis, dengan mengikuti sarasehan.

“Berkesenian itu luas, kita harus beretika dulu, menjalin komunikasi yang baik dengan banyak pihak, tidak menunjukkan egois atau mengutamakan diri sendiri,” ujar dia.

Menurut dia, pameran tersebut merupakan awal yang baik, karena sudh lama di Batang tidak pernah digelar pameran lukis.

“Kedepan teman-teman perupa muda bisa menunjukkan karya terbaik yang lainnya tidak hanya 9 buah saja,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi) 

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184