Bupati Batang Apresiasi, Seorang Difabel Putus Sekolah Ciptakan Program

Kamis, 09 September 2021 Jumadi Dibaca 606 kali Teknologi
Bupati Batang Apresiasi, Seorang Difabel Putus Sekolah Ciptakan Program
Batang - Seorang anak difabel yang bernama Ardi Himawan (27), warga Desa Desa Kalisalak, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang yang mempunyai kemampuan menciptakan tampilan program aplikasi.

Batang - Seorang anak difabel yang bernama Ardi Himawan (27), warga Desa Desa Kalisalak, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang  yang mempunyai kemampuan menciptakan tampilan program aplikasi.

Ardi Himawan anak dari Slamet (56) yang bekerja sebagai supir dan Kurnasih (53) sebagai ibu rumah tangga.

Hari ini dikunjungi langsung oleh Bupati Batang Wihaji dalam kunjungan kerjanya. Bupati Batang pribadi ingin melihat secara langsung kemampuan Ardi Himawan dalam menciptakan tampilan program aplikasi.

“Bahwa saat ini kita melihat kemampuan yang luar biasa dari Ardi Himawan seorang difabel yang hanya sekolah sampai kelas 4 Sekolah Dasar saja, tetapi memiliki semangat belajar yang sangat tinggi. Ini warga Kabupaten Batang yang harus diapresiasi,” kata Bupati Batang Wihaji, Rabu (8/9/2021).

Kemampuannya dalam menciptakan tampilan program harus kita gali potensinya, karena itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang akan mensupport agar nanti ada hasil karya anak difabel tanpa lulus sekolah dasar yang dapat membuat tampilan program.

Pemkab Batang, lanjut dia, juga akan memberikan pendampingan, karena dilihat kemampuannya perlu dikembangkan lagi, agar berkembang lebih dalam tentang pemprograman aplikasi khususnya gawai. Nantinya aplikasi dimasukkan ke dalam playstore untuk dikomersilkan.

“Saya meminta Kepala Diskominfo Kabupaten Batang untuk mengirimkan staffnya agar mengecek tentang kebutuhan IT yang nanti kita akan support sesuai kemampuan kita. Minimal memberikan project kecil yang bentuknya sistem aplikasi tetapi bisa menjadi salah satu produk Pemkab Batang, karena Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) kita termasuk yang terbaik di Jawa Tengah,” tegasnya.

Sementara itu Adi Hermawan mengatakan, saya pertama belajar komputer dari tahun 2018 dan bisa membuat tampilan program saat berawal dari suka melihat-lihat konten tutorial di youtube. Setelah itu, mulai mempraktikkan tentang pemprograman membuat website terus baru sekarang sampai ke android.

“Karya saya berfokus pada tampilan programnya untuk isi kontennya sendiri saya belum menguasai sepenuhnya. Untuk membuat tampilan program menggunakan flutter khusus untuk android pasti yang mengetahui tentang pemprograman familiar dengan itu,” terangnya.

Pembuatan tampilan program membutuhkan waktu seminggu untuk menyelesaikannya, tetapi juga melihat susah dan gampangnya juga kalau lebih susah pastinya lebih lama.

Tampilan program yang sudah terjual sampai sekarang ada tiga dan semua yang memesan itu dari luar negeri semuanya, jujur belum ada orang Indonesia yang berminat malahan karya saya dihargai oleh orang luar negeri.

“Untuk satu karya paling mahal dibayar 100 US Dollar oleh Negara Amerika. Awal tertariknya dan ingin memesan dari melihat Youtube saya Ardhy Him yang berisi konten tutorial membuat tampilan program, setelah itu orang Amerika menghubungi dan langsung ingin memesan tampilan programnya,” ungkapnya.

Kurnasih (53) menambahkan, kondisi anak saya tidak bisa jalan awalnya mengeluh dadanya sakit nyeri pada umur 9 tahun. Padahal waktu ikut tes kenaikan kelas masih bisa jalan, cuma tidak bisa jalan itu pada waktu ingin mengembalikan rapot kesekolah.

“Ardi adalah anak ketiga dari tiga bersaudara. Usianya sekarang 27 tahun. Ketertarikan pada komputer dari 4 tahun yang lalu. Komputernya sendiri dibeli dengan hasil tabungannya sendiri,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184