Intensifkan Pagelaran Seni, RRI Perlu Gandeng Budayawan

Rabu, 08 September 2021 Jumadi Dibaca 759 kali Seni dan Budaya
Intensifkan Pagelaran Seni, RRI Perlu Gandeng Budayawan
Batang - Kesenian tradisional di Indonesia sangat beragam, maka pagelaran seni perlu diintensifkan oleh RRI dengan menggandeng peran seniman maupun budayawan, agar nilai-nilai kearifan lokal makin dikenal generasi muda.

Batang - Kesenian tradisional di Indonesia sangat beragam, maka pagelaran seni perlu diintensifkan oleh RRI dengan menggandeng peran seniman maupun budayawan, agar nilai-nilai kearifan lokal makin dikenal generasi muda.

Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Batang Tri Bakdo mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-76 RRI.

“Selamat ulang tahun untuk RRI, semoga selalu lancar, selalu jaya dan sukses selamanya,” tuturnya.

Menurutnya, sampai saat ini RRI sudah cukup peduli terhadap nilai-nilai budaya di Jawa Tengah khususnya. Namun sedikit masukan untuk RRI, karena Indonesia khususnya Jawa sangat kaya akan budaya.

“Dan saya lihat RRI kurang lengkap dalam menyiarkan kebudayaan asli, contohnya di Jawa Timur ada ludruk, Jawa Tengah ada ketoprak, wayang yang beragam jenisnya. Akan lebih baik lagi ketika kesenian itu intens disiarkan secara bergantian,” katanya, saat ditemui di Pendopo, Kabupaten Batang, Selasa (7/9/2021).

Tujuan utamanya agar seluruh masyarakat mengetahui tentang keberagaman tradisi, seni dan budaya Indonesia.

Di sisi lain, Ia menanggapi positif ketika RRI berusaha untuk mengikuti perkembangan teknologi penyiaran, bersaing dengan radio-radio swasta.

“Tapi harapan saya RRI tetap memiliki ciri khas yaitu berpegang teguh pada budaya kearifan lokal,” tegasnya.

Ia mengresiasi pemberitaan di RRI sudah cukup banyak. Namun akan lebih optimal jika setiap pemberitaan disertai dengan ulasan.

“Ada semacam bincang-bincang atau talkshow untuk membahas seputar ketoprak, wayang dan lainnya, biar masyarakat lebih tahu dan memahami lagi. Dari beberapa juta orang, andai saja ada 10% yang nonton, itu sudah bagus sekali, tidak harus semuanya menonton,” ungkapnya.

Ia mengutarakan, di luar sana masih banyak masyarakat yang secara intensif mendengarkan RRI.

“Termasuk saya masih suka mendengarkan wayang kulit. Jadi silakan bersaing dengan radio lain, tapi jangan lupakan kearifan lokal daerah kita,” imbuhnya.

Salah satu pegiat seni tari, Suprayitno mengutarakan, Pandemi Covid-19 membawa dampak yang luar biasa bagi para seniman, karena tidak dapat berekspresi dan berkarya secara total.

“Tidak berkaya di sini artinya bukan karena kami tidak berkarya secara umum. Kami tetap berkarya tapi terbatas di lingkungan tertentu, jadi diharapkan pihak RRI kalau bisa memberi kesempatan kepada seniman daerah, yang jarang dijangkau supaya bisa tampil secara langsung maupun virtual, ditonton kalangan tertentu,” jelasnya.

Pementasan itu pasti membanggakan para pelaku seni sekaligus tetap bisa menyambung hidup, tanpa harus menjual peralatan seni.

“Mari kita sengkuyung bareng-bareng, melalui ulang tahun RRI ini, kita tingkatkan pementasan kesenian. Mungkin bisa lewat rekaman suara, virtual, atau bahkan bisa disiarkan langsung, dalam menghidupkan kembali seniman yang ingin berkarya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184