Digitalisasi Infaq, Cara Aman Beramal Saat Pandemi

Selasa, 07 September 2021 Jumadi Dibaca 1.341 kali Teknologi
Digitalisasi Infaq, Cara Aman Beramal Saat Pandemi
Batang - Bank Syariah Indonesia (BSI) Pekalongan Yayasan Abdul Gaffar Ismail (YAGIS) bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batang menyosialisasikan cara aman beramal di tengah Pandemi Covid-19, menggunakan infaq digital.

Batang - Bank Syariah Indonesia (BSI) Pekalongan Yayasan Abdul Gaffar Ismail (YAGIS) bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batang menyosialisasikan cara aman beramal di tengah Pandemi Covid-19, menggunakan infaq digital.

Pihak BSI berupaya memudahkan jamaah maupun masyarakat yang ingin berinfaq tanpa harus bersentuhan langsung dengan kotak infaq, namun cukup memanfaatkan teknologi QR Code Indonesian Standard (QRIS).

Funding Transaction Staf, BSI Pekalongan YAGIS, Padang Eko Wantoro mengemukakan, ide ini muncul sejak adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yang diupayakan agar kotak infaq tidak boleh keliling ke jamaah saat Salat Jumat.

“Maka secara bertahap akan kami digitalisasikan menggunakan QRIS. Cara pakainya jamaah tinggal menscan saja, langsung bisa berinfaq dan masuk ke rekening BSI,” katanya usai menyosialisasikan QRIS kepada para takmir masjid, di Kantor KUA Kandeman, Kabupaten Batang, Selasa (7/9/2021).

Dijelaskannya, kemudahan lainnya jika tiap masjid menerapkan infaq digital antara lain : memudahakan pengurus masjid apabila akan ada sumbangan dalam jumlah besarm donatur tidak perlu datang langsung ke masjid, namun cukup mentransfer ke nomor rekening yayasan masjid.

“Pengurus masjid harus membuat rekening baru di BSI, karena ada beberapa masjid yang sebelumnya memiliki rekening bank konvensional. Tetapi alangkah lebih tepatnya apabila menggunakan rekening bank syariah,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia menerangkan, akan tercipta transparansi dalam akses jumlah infaq, lebih aman dalam menjaga apabila tersimpan di bank syariah.

“Yang terpenting insyaallah bebas dari unsur riba,” tuturnya.

Ia menargetkan seluruh masjid di Kabupaten Batang akan menerapkan infaq digital, namun saat ini dilakukan secara bertahap, karena masih ada PPKM level 2.

“QRIS itu nantinya bentuknya barcode yang akan kami cetakkan dan banner, nanti para jamaah tinggal melakukan scan saja,” terangnya.

Sebelumnya telah terealisasi di Masjid Agung Limpung dan Masjid Agung Subah. Kalau Masjid Agung Batang masih dalam proses.

“Kalau masjid itu sifatnya harus dimusyawarahkan terlebih dahulu, karena itu dana milik umat jadi kami menunggu hasil keputusan dari takmir,” tandasnya.

Kepala Kantor Kemenag Batang, M. Aqsho mengatakan, sosialisasi ini merupakan bagian dari pembinaan kemasjidan yang bersinergi dengan BSI Pekalongan YAGIS. Beberapa materi yang disampaikan terutama tentang manajemen kemasjidan, manajemen keuangan.

“Dalam mengelola sebuah masjid secara kelembagaan harus dibuktikan dengan akta notaris. Apalagi sekarang ini mempersyaratkan setiap masjid ketika akan mengajukan anggaran, pasti akan dilihat untuk notarisnya, di samping itu, lanjut dia, harus ada izin operasional,” terangnya.

Pihak Kantor Kemenag saat ini sedang melakukan pendataan jumlah masjid yang akan memiliki akta notaris.

Takmir Masjid Agung Tragung, Karsono megutarakan, dukungannya dengan metode kekinian berinfaq secara digital, karena bentuk modernisasi pada masjid-masjid di Kabupaten Batang.

“Selama ini infaq dari jamaah diberikan secara manual, langsung dimasukkan ke dalam kotak. Nanti kami bisa mendaftar dulu, cuma kendalanya warga desa belum familiar dengan teknologi digital dalam berinfaq,” ujar dia.

Menurutnya, berinfaq menggunakan teknologi digital, kemungkinan hanya ada pada klaster-klaster tertentu saja, yang sudah terbiasa dengan transaksi digital.

“Sementara ini masih pakai infaq manual, tapi kami akan coba yang digital juga. Jadi nanti bisa beriringan,” harapnya.

Ia berharap, sosialisasi pemanfaatan infaq digital ini dapat memotivasi bagi kaum muslimin yang memiliki rezeki berlebih dari Allah untuk meningkatkan infaqnya ke masjid-masjid.

“Selama ini infaq yang diandalkan hanya dari jamaah salat jumat dan warga sekitar,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184