Gentong Pemandangan Alam Buatan WBP Bernilai Jutaan Rupiah

Sabtu, 21 Agustus 2021 Jumadi Dibaca 1.466 kali IKM UKM UMKM
Gentong Pemandangan Alam Buatan WBP Bernilai Jutaan Rupiah
Batang - Kondisi pandemi telah merubah banyak sisi kehidupan. Apalagi dengan pembatasan sosial menyebabkan banyak orang terbatas aktivitasnya. Namun hal tersebut bukanlah menjadi alasan untuk tidak berkreasi dan terus berkarya. Seperti yang dilakukan oleh Bujel (bukan nama asli), salah seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Batang yang membuat hasil karya yang indah berupa miniatur alam (lanscape) dalam sebuah gentong.

Batang - Kondisi pandemi telah merubah banyak sisi kehidupan. Apalagi dengan pembatasan sosial menyebabkan banyak orang terbatas aktivitasnya. Namun hal tersebut bukanlah menjadi alasan untuk tidak berkreasi dan terus berkarya. Seperti yang dilakukan oleh Bujel (bukan nama asli), salah seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Batang yang membuat hasil karya yang indah berupa miniatur alam (lanscape) dalam sebuah gentong.

Pria bertato kelahiran 38 tahun lalu tersebut menceritakan proses pembuatan pemandangan alam di gentong. Dalam proses pembuatannya, kerajinan tersebut menggunakan gentong gerabah sebagai media utama.

Bujel menuturkan langkah awal pembuatannya yaitu dengan melubangi gentong di salah satu sisi. Proses Pelobangannyapun ada teknik tersendiri agar gentong tidak pecah.

“Ada tekniknya pak agar rapi dan tidak pecah,” katanya saat ditemui di Rutan Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (21/8/2021).

Pria kelahiran Pekalongan tersebut menuturkan, langkah selanjutnya adalah bereksplorasi membuat miniatur pemandangan dengan bahan utama semen dan ornamen seperti pohon dan daun buatan. Untuk pembuatan pemandangan alam, tergantung imajinasi atau pesanan.

“Agar tampak indah dan natural, ia menambahkan air terjun buatan. Hasilnya tampak pemandangan alam dengan jalan berkelok dilengkapi jembatan dan air terjun. Untuk memperindah suasana, bujel juga memasang lampu warna agar tampak lebih eksotis jika dilihat dimalam hari,” jelasnya.

Dua Hasil karyanya itu dipajang d idepan ruang Kepala Rutan lantai 2. Bahan Gentong tersebut bisa didapat dengan harga 200 ribuan. Jika telah jadi, kerajinan pemandangan alam didalam gentong bisa mencapai harga jutaan rupiah.

Ia mengaku, mendapat keahlian tersebut saat dirinya berada di Bali. Disana ia melihat banyak sekali kerajinan, termasuk pemandanagan alam dalam gentong tersebut. Di dalam rutan, banyak waktu luang dan iapun berterimakasih bisa diberi kesempatan mengeksplor kemampuannya membuat kerajinan.

Pria yang diganjar pidana 4 tahun karena terjerat kasus narkoba tersebut mengaku lebih bisa menikmati waktu karena ada kegiatan. Menurutnya dengan adanya kegiatan, tidak membosankan.

Sementara itu, Kepala Rutan Batang Rindra Wardhana mendukung kreativitas yang dilakukan bujel. Menurutnya masa pandemi bukan halangan untuk terus berkarya. Pihaknya pun semaksimal mungkin menyediakan sarana dan prasarana untuk tempat WBP belajar dan berekspresi membuat kerajinan.

“Kami berusaha menyediakan sarana dan juga bekerjasama dengan pihak lain untuk kegiatan bimbingan ketrampilan bagi WBP. Pandemi bukan alasan tidak berkarya,” ujar dia.

Di dalam Rutan Batang sendiri ada beberapa kegiatan ketrampilan diantaranya pembuatan pot bunga, turus bunga, tempat tisu dari bahan sabut kelapa, pembuatan keset dari kain bekas dan usaha peternakan cacing.

Ia berharap, kegiatan pembinaan kemandirian yang dikelola pihaknya mendapat dukungan dari semua pihak. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184