Batang - Balai Pelatihan Kerja (BLK) Komunitas Buana Nihadul Fallah yang beralamat jalan raya bandar batur ini menggelar studi banding, karena kebetulan mendapatkan program pelatihan dari Kemnaker Republik Indonesia anggaran tahun 2021 di Rumah Petani Kopi Rokhim Desa Surjo Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Kamis (19/8/2021).
Batang - Balai Pelatihan Kerja
(BLK) Komunitas Buana Nihadul Fallah yang beralamat jalan raya bandar batur ini
menggelar studi banding,
karena kebetulan mendapatkan program pelatihan dari Kemnaker Republik Indonesia
anggaran tahun 2021 di Rumah Petani Kopi Rokhim Desa Surjo Kecamatan Bawang,
Kabupaten Batang, Kamis (19/8/2021).
Instruktur BLK
Komunitas Nihadul Abdul Rozak mengatakan, Bahwa BLK Komunitas Buana Nihadul
berfokus program pelatihan tentang barista, jadi kita pelatihan tentang barista
tetapi pelajarannya tetap dari hulu ke hilir agar tidak hanya tentang menyeduh
kopi saja tapi harus mengerti tentang karakter kopinya dan cara penanaman
seperti apa.
Dijelaskannya,
jadi hari ini kita berkunjung ke salah satu petani kopi yang sukses di
Kabupaten Batang yaitu Bapak Rokhim yang telah menghasilkan biji kopi
berkualitas sangat baik. Karena itu peserta pelatihan kita bawa kesini agar
belajar tentang kopi.
“Tujuannya sendiri
setelah peserta telah selesai dengan pelatihan ini terutama anak-anak muda bisa
mengaplikasikan ilmunya kedunia kerja sebenarnya sesuai program yang diberikan
Kemnaker Republik Indonesia menyiapkan SDM yang sebanyak-banyaknya untuk masuk
kedunia kerja baik secara kemampuan dan pengetahuan,†tegasnya.
Kita juga, Lanjut dia, mempunyai
target nantinya peserta-peserta ini akan ditempatkan dimana yang sesuai
keahlian mereka atau biarkan mereka memilih sendiri pekerjaan apa yang akan
mereka ambil seperti mungkin ada dipertaniannya, dipengolahannya, atau dipenyeduhannya.
“Peserta untuk
pelatihan sendiri minimal 18 tahun dalam proses perekrutannya kita mengambil
sistem melalui Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker) dengan minimal
pendaftar 24 peserta dan kemarin kita ada 40 peserta yang mendaftar jadi kita
harus menyeleksinya terlebih dahulu. Kegiatannya sendiri dilakukan selama 24
hari dengan 200 jam pelajaran yang diterima untuk peserta,†ujar dia. (MC Batang,
Jateng/Roza/Jumadi)