Dwi Pamularsih Membuat Tas Bungkus Minuman Sachet dengan Tema Kemerdekaan

Rabu, 18 Agustus 2021 Jumadi Dibaca 1.202 kali IKM UKM UMKM
Dwi Pamularsih Membuat Tas Bungkus Minuman Sachet dengan Tema Kemerdekaan
Batang Seorang perajin limbah plastik Dwi Pamularsih (45) warga Desa Tenggulangharjo, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Yang berprofesi guru Taman Kanak (TK) mempunyai keahlian menyulap bungkus minuman sachet menjadi kerajinan bernilai ekonomis.

Batang Seorang perajin limbah plastik Dwi Pamularsih (45) warga Desa Tenggulangharjo, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Yang berprofesi guru Taman Kanak (TK) mempunyai keahlian menyulap bungkus minuman sachet menjadi kerajinan bernilai ekonomis.

Dalam Peringatan Ulang Tahun Ke-76 Republik Indonesia ini membuat kerajinan tas dengan bungkus minuman sachet berwarna merah dan putih seperti bendera sang saka Merah Putih yang merupakan identitas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Masa Pandemi COVID-19 penjualan kerajinan tas saya menurun yang awalnya sebulan bisa terjual 5 sampai 10 kerajinan tas tetapi masa pandemi ini sepi sebulan hanya 3 saja yang pesan. Karena itu memasuki bulan Agustus ini yang bertepatan Ulang Tahun Republik Indonesia saya terinspirasi untuk membuat kerajinan tas yang berwarna merah dan putih untuk memeriahkan bulan kemerdekaan,” katanya saat ditemui di Desa Tenggulangharjo, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Selasa (17/8/2021).

Apalagi, Lanjut dia, stok sampah bungkus minuman sachet yang berwarna merah dan putih banyak, akhirnya saya buat disela kesibukan saya menjadi guru. Pembuatannya saya kerjakan saat saya pulang bekerja atau jika waktu luang saja.

Alhamdulillah, banyak teman-teman yang minat dan ingin beli kerajinan tas milik saya untuk pernak-pernik kemerdekaan bulan ini. Kata mereka ini kerajinan yang unik yang masih memperhatikan pola desain yang rapi. Mungkin banyak yang membuat seperti ini tapi yang menyesuaikan pola desain cuma sedikit.

“Untuk harga kerajinan tas bungkus minuman sachet yang warna merah dijual dengan harga Rp500.000,00 sedangkan yang warna putih karena kecil dijual sekitar Rp250.000,00. Penjualan kerajinan tas paling jauh di Kota Solo, karena waktu itu teman saya SMA minat dengan kerajinan yang saya buat,” jelasnya.

Pembuatan sebetulnya mudah dengan cara mengumpulkan bungkus minuman sachet kemudian dibersihkan menggunakan air setelah itu dikeringkan dahulu. Baru bungkusnya kita anyam dibentuk sesuai keinginan kita diperlukan kreativitas yang tinggi serta telaten saja untuk menyelesaikannya. Pembuatan satu kerajinan tas bungkus minumas sachet memerlukan sampah 50 bungkus minuman sachet jadi lumayan mengurangi limbah plastik yang sekarang semakin banyak.

“Selain itu saya juga bisa membuat kerajinan lain dari limbah seperti kain sisa perca dibuat pakaian dan tali yang tidak terpakai bisa jadi dompet bahkan tas juga. Limbah sampah yang saya gunakan untuk membuat kerajinan ini gratis diberikan oleh para pedagang warung jadi dapat memangkas modal yang saya keluarkan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184