Batang - Sejumlah anak sekitar Desa Sendang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, di teras Desa Mandarin tetap bersemangat untuk berkreasi meski dengan segala kesederhanan, dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-76 Republik Indonesia.
Batang - Sejumlah anak sekitar Desa Sendang,
Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, di teras Desa Mandarin tetap
bersemangat untuk berkreasi meski dengan segala kesederhanan, dalam memeriahkan
Hari Ulang Tahun Ke-76 Republik Indonesia.
“Sebenarnya tak berniat ingin merayakan agustusan,
tadinya kami hanya ingin mengadakan lomba virtual yakni lomba foto hari
kemerdekaan, namun permintaan dari anak-anak lah untuk semangat merayakan
dengan permainan,†kata pendiri Desa Mandarin, Amelia, saat dihubungi melalui
WhattsApp, Senin (16/8/2021).
Ia membenarkan, sepekan sebelumnya telah diadakan
lomba foto hari kemerdekaan dan foto dalam rangka tahun baru Islam lewat Media
sosial (medsos) Instagram. Akan tetapi karena anak-anak di Desa Sendang masih
banyak yang tidak memiliki aplikasi maupun media gawai, maka tetap diadakan
perlombaan di antaranya, menyanyi lagu nasional, kuis kepahlawanan, melukis di
atas batu.
“Dua pekan sebelumnya pun telah diadakan kelas
memasak kuliner khas Tiongkok. Semua dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol
kesehatan (Prokes),†jelasnya.
Dijelaskannya, melukis di atas batu merupakan hal
unik yang pertama mereka lakukan. Para murid melukis di atas batu karena mudah
ditemukan di semua tempat. Bentuknya keras dan tidak indah kelihatannya, maka
murid-murid boleh melukiskan motif apa saja bertema kemerdekaan.
“Melukis di atas batu merupakan sebuah kegiatan
berfilosofi bahwa kita bisa memperindah kehidupan yang keras ini,†tutur Laoshi
(guru) Amelia.
Lebih lanjut, ia menerangkan, di China sendiri
kesenian melukis di atas batu merupakan hal yang sangat dikagumi, bahkan
menjadi salah satu kerajinan ataupun souvenir khas dari Tiongkok.
Di akhir kegiatan anak-anak dengan ceria memajang batu
hasil lukis mereka di tepi Jalan Sendang. Kebahagiaan terpancar dari wajah
mereka ketika pulang. Mereka pun tak memperdulikan apa nanti hadiah yang akan
didapatkan, karena yang terpenting adalah nilai pembelajaran dan memiliki
aktivitas yang bermanfaat.
Salah satu peserta, Lana siswa kelas 5 SD
mengutarakan, kegiatan melukis di atas batu itu menarik dan tidak membosankan.
“Senang sekali bisa ikut, karena ada lomba yang
macam-macam seperti melukis dan belajar berbagai pengetahuan,†ujar dia. (MC
Batang, Jateng/Heri/Jumadi)