Batang Dolphin Center Berupaya Bertahan di Tengah PPKM

Jumat, 06 Agustus 2021 Jumadi Dibaca 728 kali Pariwisata
Batang Dolphin Center Berupaya Bertahan di Tengah PPKM
Batang - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang masih berlangsung membuat pelaku usaha di bidang pariwisata Batang Dolphin Center (BDC) tetap bertahan dengan segala keterbatasan.

Batang - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang masih berlangsung membuat pelaku usaha di bidang pariwisata Batang Dolphin Center (BDC) tetap bertahan dengan segala keterbatasan.

Meskipun masih dapat bertahan, namun lambat laun anggaran untuk pembelian pakan hewan mulai menipis.

“Untungnya BDC didominasi herbivora, sehingga tidak terlalu sulit mencari pakan,” kata Manajer Batang Dolphin Center, Bagus Wijaya Danu, saat ditemui di BDC, Kabupaten Batang, Jumat (6/8/2021).

Dijelaskannya, BDC diperkirakan dapat bertahan di tengah Pandemi COVID-19 hingga dua tahun ke depan. Hal itu dikarenakan bisnis yang digeluti tidak hanya bergerak di satu bidang saja, tapi juga ada perhotelan dan restoran, yang masih bisa bergerak.

“Tetapi di masa sekarang semua merasakan sulit, termasuk Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang mempunyai perhatian terhadap satwa akan berkurang. Penyumbang pun hanya bagi kalangan tertentu, yang benar-benar penyayang satwa atau sudah terbiasa memberi sumbangan karena ada kelebihan dana,” ungkapnya.

Selama ini masih ada sejumlah komunitas pecinta satwa yang memberikan perhatian lebih dengan menyumbangkan pakan.

“Kami sangat berterima kasih masih ada yang memperhatikan satwa. Mereka ada yang nyumbang pisang sepuluh sisir, pepaya dua keranjang, wortel sepuluh kilogram, ubi, singkong,” jelasnya.

Untuk ikan, Dolphin Center masih mendapatkan potongan harga dari para nelayan di Batang.

“Kalau dulu satu kilogram ikan harganya Rp25 ribu, sekarang cuma Rp15 ribu. Mereka memberikan potongan harga, sekaligus bentuk perhatian terhadap satwa,” terangnya.

Masalah pakan, jika dalam kondisi wajar satwa diberi makan wortel, tetapi sekarang diberikan pakan alternatif.

“Kalau herbivora kami masih bisa cari rumput di sekitar. Kebutuhan rumput bisa mencapai satu ton untuk memberi pakan hewan dalam satu hari setengah, kalau karnivora tidak terlalu merepotkan, karena hanya ada buaya dan macan tutul yang  membutuhkan daging 2-3 kilogram untuk sehari bisa bergantian antara daging sapi atau ayam,” tandasnya.

Jumlah Dolpin masih berjumlah 14 ekor, dengan latihan rutin untuk semua satwa.

“Satwa yang dimiliki beragam, ada kuda nil, lumba-lumba, gajah, burung, anjing, ular,” tuturnya.

Ia menegaskan, agar pariwisata cepat dibuka dibutuhkan kesadaran dari masyarakat tentang disiplin protokol kesehatan.

“Pakailah masker, coba lihat di luar kalau ketemu warga, berapa di antara mereka yang memiliki kesadaran untuk memakai masker dengan yang tak bermasker. Virusnya kecil yang penting pakai saja dulu maskernya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184