Keunikan Karakter Bonsai Kelapa Karya Warga Desa Kemiri Barat Batang

Minggu, 01 Agustus 2021 Jumadi Dibaca 1.688 kali Seni dan Budaya
Keunikan Karakter Bonsai Kelapa Karya Warga Desa Kemiri Barat Batang
Batang - Totok Hariyanto (51) pecinta tanaman bonsai pada masa Pandemi COVID-19 mengkreasi bonsai kelapa menjadi karya seni di Desa Kemiri Barat, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Minggu (1/8/2021).

Batang - Totok Hariyanto (51) pecinta tanaman bonsai pada masa Pandemi COVID-19 mengkreasi bonsai kelapa menjadi karya seni  di Desa Kemiri Barat, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Minggu (1/8/2021).

Totok Hariyanto mengatakan, saya bukan hanya pecinta bonsai saja namun juga sebagai seniman memanfaatkan waktu luangnya pada saat pekerjaannya sebagai guru swasta agak luang karena masih masa pandemi COVID-1 dilakukannya dengan berkarya dan membuat inovasi baru dengan membuat macam-macam karakter bonsai kelapa diantaranya wajah manusia, tupai, ayam, burung dan ikan.

“ide awal sendiri untuk membuat karakter bonsai kelapa karena saya ingin mengkombinasikan bentuk unik dari bonsai kelapa dibuat menjadi karakter tertentu, soalnya setiap bonsai kelapa itu kadang bentuknya beragam dan nilai seni itu ada makanya saya sangat suka,” jelasnya.

Membuat karakter bonsai kelapa ini, Lanjut dia, sebetulnya sangat mudah tinggal kita dapat mengimajinasikan bentuk bonsai kelapa menjadi karakter yang kita inginkan dengan melihat lekuk atau bentuk bonsai kelapanya. Setelah itu kita pahat dengan pisau.

“Penjualan karakter bonsai kelapa masih disekitar lingkup rumah saja. biasanya ada keluarga yang ingin menjenguk atau menjemput anaknya di pondok pesantren sekitar sini tertarik pada saat melihat karakter bonsai kelapa di halaman rumah saya lalu membeli,” ungkapnya.

Harga karakter bonsai kelapa dijual dengan harga Rp300.000,00 sampai Rp500.000,00 tinggal kesulitan karakter yang dibuat.

“Kendalanya hanya pada menunggu masa pertumbuhan bonsai kelapa, karena yang dapat dibentuk karakter hanya bonsai kelapa yang sudah berumur 2 tahun minimal. Kalau kurang dari itu pertumbuhannya belum maksimal,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184