Mahasiswa KKN Undip jadikan Olahan dari Hasil Perikanan sebagai Ide Bisnis yang Menguntungkan di Mas

Jumat, 30 Juli 2021 Jumadi Dibaca 1.283 kali Ekonomi
Mahasiswa KKN Undip jadikan Olahan dari Hasil Perikanan sebagai Ide Bisnis yang Menguntungkan di Mas
Batang - Pandemi COVID-19 masih belum berakhir hingga saat ini, sehingga menjadikan masyarakat diharuskan untuk dapat menjaga kebutuhan gizi mereka, salah satu caranya yaitu dengan mengkonsumsi ikan. Ikan memiliki kandungan vitamin yang lengkap seperti vitamin A, B6, B9, B12, Vitamin D, vitamin E, protein, karbohidrat, omega 9 dan omega 3, yang dapat membantu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Batang - Pandemi COVID-19 masih belum berakhir hingga saat ini, sehingga menjadikan masyarakat diharuskan untuk dapat menjaga kebutuhan gizi mereka, salah satu caranya yaitu dengan mengkonsumsi ikan. Ikan memiliki kandungan vitamin yang lengkap seperti vitamin A, B6, B9, B12, Vitamin D, vitamin E, protein, karbohidrat, omega 9 dan omega 3, yang dapat membantu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN), merupakan program nasional yang dirancang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan mulai tahun 2004 dengan tujuan untuk mengkampanyekan pentingnya makan ikan terutama untuk pertumbuhan dan kecerdasan otak. Mengkonsumsi ikan dimasa pandemi menjadi sangat penting, karena dapat membantu dalam menjaga imunitas tubuh mereka agar tidak mudah tertular virus dan membantu dalam mencegah terjadinya stunting pada anak-anak.

“ Sosialisasi GEMARIKAN perlu dilakukan mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki potensi perikanan yang cukup melimpah, sehingga harus dimanfaatkan dengan baik,” kata Mahasiswi Yulia Tri Widianingsih saat Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro (KKN Undip) 2021 Tim II di Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jumat (30/7/2021).

Sosialisasi baru kita lakukan melalui WhatsApp dengan sasaran utama yaitu ibu-ibu PKK Desa Kalipucang Wetan RT 04/ RW 01. Dan kita akan terus sosialisasikan ke Masyarakat luas.

“Sosialisasi GEMARIKAN kepada masyarakat Desa Kalipucang Wetan dilakukan dengan memberikan penjelasan tentang betapa pentingnya manfaat untuk mengkonsumsi ikan terutama di masa pandemi, membantu dalam meningkatkan Angka Konsumsi Ikan (AKI) di Indonesia serta dapat dijadikan sebagai ide bisnis baru dimasa pandemi dengan dibungkus dengan kemasan yang menarik,” jelasnya.

Dijelaskannya, alternatif olahan hasil perikanan yang dilakukan yaitu tentang pembuatan sempol ikan dari daging nila. Ikan nila merupakan jenis ikan air tawar yang terbilang mudah untuk dibudidayakan, selain itu harga ikan nila cukup murah namun jangan salah kandungan gizi yang ada di dalam daging ikan nila cukup tinggi yaitu seperti Omega 3 yang baik untuk kesehatan jantung, pembuluh darah dan imun.

Yulia menambahkan, Selain itu, ikan nila juga mengandung asam lemak Omega-6 yang mana bermanfaat untuk mengendalikan kadar kolesterol dan mempersiapkan sel otot untuk merespons insulin. Ikan nila juga kaya akan vitamin B12 yang penting untuk menjaga energi pada tubuh, vitamin D, protein yang tinggi, fosfor dan kalium, selain itu kandungan kadar lemak, kolesterol dan kalori ikan nila lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi atau ayam.

“Proses pembuatan sempol ikan nila terbilang mudah dan hanya memerlukan beberapa bahan saja yang dapat ditemukan disekitar. 250 gram daging ikan nila yang sudah di fillet dapat menghasilkan kurang lebih 20 tusuk sempol, yang dapat dijual dengan harga Rp 800 Rp 1.500 per tusuknya,” terangnya.

Tentunya untuk mencoba bisnis sempol dari olahan daging ikan nila harus terlebih dahulu melakukan riset pasar, seperti siapa saja target dari penjualan bisnis ini, apakah disekitar tempat tinggal sudah ada yang berjualan sempol, melakukan perhitungan yang matang mengingat bahwa setiap kegiatan bisnis bisa menguntungkan dan juga merugikan.

“Tujuan dari program ini kurang lebihnya yaitu untuk membantu masyarakat yang terkena dampak COVID-19 terutama bagi mereka yag tekena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sehingga dengan adanya inovasi bisnis dari olahan hasil perikanan ini dapat membantu masyrakat untuk berkreasi dan menghasilkan keuntungan di masa pandemic,” ujar dia.

Selain itu tujuan dari program ini sendiri yaitu untuk membuat masyarakat menjadi lebih gemar memakan ikan mengingat Indonesia kaya akan sumber daya ikan, serta membantu meningkatkan AKI di Indonesia. (MC Batang, Jateng/Khairul/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184