Peternak Pilih Penjualan Konvensional Daripada Virtual

Sabtu, 17 Juli 2021 Jumadi Dibaca 1.084 kali Ekonomi
Peternak Pilih Penjualan Konvensional Daripada Virtual
Batang - Merebaknya Pandemi COVID-19 dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat oleh pemerintah, ternyata tak mengubah pendirian peternak untuk menjual ternaknya untuk kurban secara tatap muka atau konvensional. Hal itu dikarenakan butuh ketelitian lebih sebelum bertransaksi jual beli dengan pembeli.

Batang - Merebaknya Pandemi COVID-19 dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat oleh pemerintah, ternyata tak mengubah pendirian peternak untuk menjual ternaknya untuk kurban secara tatap muka atau konvensional. Hal itu dikarenakan butuh ketelitian lebih sebelum bertransaksi jual beli dengan pembeli.

Salah satu peternak Teguh mengutarakan, pembeli lebih berminat datang ke peternak untuk melihat langsung hewan kurban yang akan dibeli.

“Kalau melalui online kami tidak puas. Soalnya kan beda tidak seperti jual baju, ukurannya sudah jelas, tapi kalau sapi besar kecilnya harus kelihatan,” katanya saat menunjukkan puluhan sapi ternaknya di Kasepuhan, Kabupaten Batang, Sabtu (17/7/2021).

Mendekati Hari Raya Iduladha, dirinya menyiapkan 25 ekor sapi dan semuanya sudah ada yang beli.

“Kalau tahun ini penjualan turun sampai 60 persen. Tahun lalu bisa laku sampai 60 ekor, sekarang cuma 25 ekor,” jelasnya.

Dijelaskannya, bagi pembeli lain masih dapat membeli sapi kurban dengan harga termahal Rp40 juta memiliki berat 700 kilogram dan termurah Rp17 juta.

Sementara ditemui secara terpisah, Kepala bidang Peternakan Dislutkannak Batang Endang Ulfiati menyampaikan, ditengah pandemi COVID-19 yang belum usai, ditambah masih diterapkannya PPKM Darurat, para peternak diminta untuk melakukan transaksi jual beli hewan kurban secara online atau virtual.

Penjualan hewan kurban di masa PPKM Darurat, sebaiknya melalui media sosial dan tidak bertemu langsung dengan pembeli, sehingga meminimalkan kerumunan.

“Jangan hanya lewat konvensional saja, tapi diutamakan penjualan secara online,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184