HIV Aids Batang Capai 917, Pemkab Anggarkan Rp. 600 juta Untuk Penanggulangan

Rabu, 08 November 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 866 kali Ekonomi
HIV Aids Batang Capai 917, Pemkab Anggarkan Rp. 600 juta Untuk Penanggulangan
Wakil Bupati Batang Suyono (kiri) saat menerima Audensi KPA Provinsi Jawa Tengah denga di dampingi KPA Kabupaten Batang
Tingginya penderita HIV dan Aids di Kabupaten Batang yang mencapai 917 orang menjadi keprihatinan Pemkab Batang, sehingga untuk penaggulangannya Pemkab menggagarkan Rp. 600 juta melalui Komisi Penanggulangan Aids ( KPA ) Kabupaten Batan.

β€œ Tiap tahun kita selalu ada peningkatan anggaran untuk penaggulangan Aids, di tahun 2017 kita anggarkan Rp. 500 juta dan tahun 2018 dianggarkan Rp. 600 juta. Hal ini sebagi bentuk Komitmen Pemkab untuk memerangi dan menaggulangi bahaya penyakit masyrakat yaitu HIV Aids.” Kata Wakil Bupati Suyono saat Audesni dengan KPA Provinsi Jawa Tengah Rabu,8/11.

Ia juga mengatakan, dengan tingginya angka penderita HIV Aids di Kabupaten Batang tidak bisa di tanggulangi sendiri oleh Pemkab, namun harus ada peran yang sama dari pihak LSM atau kelompok – kelompok masyarakat yang peduli dengan penaggulangan HIV Aids.

β€œKita akan tingkatkan sosialisasi untuk memproteksi warga masyarakat agar jangan sampai melakukan sex bebas, sehingga kita akan terjamin kesehatan dan penyakit HIV Aids dan Masyrakat Batang bisa hidup sehat tanpa HIV Aids,” Kata Suyono

Disampaikan juga oleh Wakil Bupati Suyono, komitmen serius Pemkab dalam penaggulanganya yaitu menutup lokalisasi dengan membangun yang lebih bermanfaat lagi untuk masyarakat , hal ini untuk mengurangi penyakit – penyakit masyarakat, serta menggencarkan juga sosisialisasi di warung – remang – remang untuk beralih kegiatan lain yang positif bertujuan mencari ekonomi.

β€œ Lokalisasi di Banyuputih kita sudah tutup dan di area itu juga akan digunakan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat, kita juga akan gencar melakukan sosialisasi kepada warung remang – remang untuk beralih profesi dalam mencari ekonomi.” Jelas Wabup

Sekertaris KPA Provinsi Jawa Tengah Zaenal Arifin mengatakan, kasus HIV Aids merupakan fenomena gunung es, sehingga kami harapkan kepada pemerintah Kabupaten Batang untuk menguatkan kembali komitmen terhadap pencegahan penaggulangannya.

β€œ kami inginkan komitemen Pemkab lebih dutingkatkan lagi, mengingat HIV Aids di Batang sudah 917 orang, ini hanya bisa di lakukan oleh Kepala OPD, seluruh Ormas dan komunitas supaya bergerak bersama dalam pencegahan dan penaggulangan HIV Aids.” Kata Zaenal Arifin

Di tegaskan juga oleh Zaenal Arifin bahwa pencegahan dan penaggulangan merupakan sebuah gerakan dari semua elemen masyarakat, hal ini agar bisa melakukan penjangkauan yang namanya fenomena gunung es yang belum terbongkar bisa di bongkar.

β€œ Gerakan ini supaya epidemik HIV Aids bisa lebih cepat kita stop, bukan tahun 2030 tapi maksimal 2025 sudah kita stop.” Kata Zaenal Arifin

Dalam penaggulangannya KPA Provinsi juga sudah melakukan koordinasi dengan lintas sektor seperti pelabuhan tanjung emas, dan pelabuhan cilacap yang merupakan pintu – pintu masuknya orang yang sedikit banyak membawa penyakit kita sudah berikan sosialisasi.

β€œKepada TKI yang pra dan paska penempatan, tempat karoke kita lakukan osialisasi dan tes HIV Aids supaya tidak menyebar.” Kata Zaenal Arifin

Ia juga menyatakan bahwa Kabuaten Batang masuk dalam urutan ke tiga kasus HIV dan Aids setelah Semarang dan Kabupaten Grobogan, dan kalau semakin tinggi yang terdeteksi maka bisa di katakan bahwa KPAnya, ormasnya bisa bekerja untuk penaggulangan dan pencegahannya.

Sekertrasi KPA Kabupaten Batang Mudhofir yang ikut mendampingi mengatakan, selam ini KPA telah memberdayakan masyarakat untuk bisa memahami dalam peangagulangan dengan pemahaman informasi yang benar, sehingga secara otomatis akan bisa sadar tentang prilaku yang selama ini dilakukan.

β€œkita tersu melakukan sosialisasi dan sekaligus kita tes darah agar di ketahui status mereka kena apa tidak, kalau ditemukan akan kita obati dan kita beri konselor dan bagi yang negatif untuk dapat mempertahankan agar tidak menularkan karena ketidak tahunya.” Kata Mudhofir. (Edo/Humas/McBatang)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184