Pentas Virtual, Cara Aman Dapatkan Hiburan

Kamis, 24 Juni 2021 Jumadi Dibaca 511 kali Seni dan Budaya
Pentas Virtual, Cara Aman Dapatkan Hiburan
Batang - Pementasan kesenian rakyat menggunakan media virtual menjadi cara terbaik masyarakat untuk tetap mendapatkan hiburan di tengah pandemi COVID-19. Pementasan tersebut digelar agar tidak menimbulkan kerumunan, dan masyarakat terfasilitasi hiburan yang mengedukasi tentang protokol kesehatan untuk melawan pandemi.

Batang - Pementasan kesenian rakyat menggunakan media virtual menjadi cara terbaik masyarakat untuk tetap mendapatkan hiburan di tengah pandemi COVID-19. Pementasan tersebut digelar agar tidak menimbulkan kerumunan, dan masyarakat terfasilitasi hiburan yang mengedukasi tentang protokol kesehatan untuk melawan pandemi.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Jawa Tengah, Agung Kristianto mengapresiasi tim Forum Komunikasi Media Tradisional (FKMETRA) Kabupaten Batang yang telah bekerja sama untuk menampilkan beragam kegiatan.

“Saya yakin penggunaan media sosial berbasis internet di Jawa Tengah semakin meningkat. Diskominfo Batang harus meningkatkan sosialisasi kanal-kanal informasi dan hiburan yang disasar ke seluruh masyarakat, untuk mendukung program Pengembangan Informasi Kebijakan Daerah (PIKD),” katanya, saat menyampaikan sambutan, sebelum Pertunjukan Rakyat dan Nonton Bareng (Nobar) Secara Virtual di Ruang Analitik Diskominfo Kabupaten Batang, Kamis (24/6/2021).

Kepala Diskominfo Batang, Triossy Juniarto mengatakan, pementasan virtual merupakan suatu upaya Pemkab menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat, untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi COVID-19.

“Setelah menonton pertunjukan tadi, masyarakat mengetahui, apa itu COVID-19, bagaimana mengantisipasinya, hingga pendisiplinan protokol kesehatan, sehingga bisa menekan perkembangan virus tersebut di Kabupaten Batang,” jelasnya.

“Pentas kesenian rakyat tadi sudah dipentaskan secara bagus oleh teman-teman FKMETRA. Mereka adalah rekan-rekan yang berbakat di bidang seni, sehingga pesannya bisa tersampaikan kepada masyarakat,” terangnya.

Dalam nobar tersebut, juga turut ditampilkan film pendek bertema larangan mudik produksi Diskominfo Provinsi Jawa Tengah.

“Ada sisi humornya, penyampaian pesan langsung dengan gaya bahasa sederhana, mudah dicerna masyarakat, pemainnya pun menghayati perannya,” ungkapnya.

Ia membenarkan, di masa pandemi pementasan yang menimbulkan kerumunan memang dilarang. Hal ini semata-mata untuk mencegah penularan COVID-19. Ini upaya Pemkab Batang untuk memutus mata rantai penyebaran virus, jangan sampai berkembang bebas di tengah masyarakat.

“Pementasan virtual jadi satu-satunya cara yang bisa dilakukan, dengan tidak mengurangi kreativitas teman-teman. Aktivitas tetap bisa berjalan seperti perekonomian, kesenian dan perkantoran memanfaatkan perangkat teknologi informasi, karena tidak akan menimbulkan kerumunan,” tegasnya.

Ketua FKMETRA juga menjabat Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Tri Bakdo mengutarakan, di suasana pandemi ini semua pihak memang harus menerima dengan tangan terbuka, karena adanya larangan kegiatan pementasan yang dapat menimbulkan kerumunan.

“Kita harus kehilangan sesuatu, tapi kita akan mendapatkan sesuatu. Artinya ketika kita biasa tatap muka, bersentuhan dengan penonton, namun kini akan mencoba hal-hal baru. Otomatis harus mempelajari teknologi baru dan model pementasan baru yaitu virtual,” katanya.

Bagi sebagian seniman yang masih berpikiran konvensional, memang jika melakukan pementasan di atas panggung tanpa bertemu penonton tentu ada rasa yang hilang.

“Pementasan di tengah pandemi, memang mau tidak mau harus digelar secara virtual, demi keselamatan bersama,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Sanggar Putra Budaya, Suprayitno menambahkan, untuk menampilkan pertunjukan secara maksimal, baik tema maupun pemain masih perlu ditingkatkan.

“Sebagai perwakilan seniman mengucapkan terima kasih, karena hasrat dan ekspresi berkesenian serta karya kami bisa tersalurkan,” ungkapnya.

Ia bersama rekan seniman tetap menunggu arahan berikutnya dari Diskominfo Batang, untuk menentukan tema dan waktu latihan yang cukup, karena dalam waktu dekat akan kembali mementaskan sebuah karya.

“Kami tetap menerapkan protokol kesehatan saat latihan maupun pementasan, sehingga tetap sehat dan semangat berekspresi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184