Songkok Costum Dari Desa Dlisen Batang Bisa Buat Makin Gaya

Minggu, 18 April 2021 Jumadi Dibaca 1.840 kali IKM UKM UMKM
Songkok Costum Dari Desa Dlisen Batang Bisa Buat Makin Gaya
Batang - Peci atau songkok costum masih banyak digemari, terutama di kalangan santri Kabupaten Batang. Berbagai kalangan juga mengenakannya sebagai identitas. Mereka bebas mendesain logo dan tanda apapun. Keberadaannya malah menambah rasa percaya diri untuk pemakainya.

Batang -  Peci atau songkok costum masih banyak digemari, terutama di kalangan santri Kabupaten Batang. Berbagai kalangan juga mengenakannya sebagai identitas. Mereka bebas mendesain logo dan tanda apapun. Keberadaannya malah menambah rasa percaya diri untuk pemakainya.

Inilah ide yang dibuat oleh khobib ghozi pimpinan songkok al mihrab di Desa Dlisen, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (18/4/2021).

“Pada awal ide ini muncul saat kita diikutkan pelatihan kursus menjahit yang kebetulan fokus di pembuatan peci atau songkok bertempat salah satu pondok pesantren di Kebumen. Pada waktu itu dibiayai oleh Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, setelah selesai mulailah pada tahun 2017 mencoba membuat sendiri dan langsung dipasarkan ke pemakai dengan modal Rp20.000.000,00,” katanya.

Peci yang dibuatnya mengedepankan kualitas. Kain bludru yang digunakan dari impor asal Korea yang jika disentuh tangan berasa halus dan lembut agar penggunanya dibuat nyaman. Pecinya juga diberi ventilasi atas, ujung depan dan belakang agar angin bisa masuk ke dalam kepala.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, peci dibuat langsung oleh para santri Pondok Pesantren Roudlotul Muhtadin. Santri yang dibekali 10 mesin jahit listrik dan satu mesin bordir otomatis yang canggih tinggal masukkan desain kedalam sistem, kemudian mesin mengerjakan secara otomatis.

“Untuk pemasarannya sudah merambah ke luar Provinsi dan luar Pulau Jawa. Mulai dari Cirebon, Maluku, Sumatera, dan beberapa pondok pesantren di Jawa. Peci bahkan sudah sampai di tangan nomor satu di Indonesia yaitu Presiden Joko Widodo. Peci dengan spesial bordir dengan tulisan Ir. H Joko Widodo,” ujar dia.

Satu peci dijual dengan harga Rp20.000,00 sampai Rp60.000,00. Menyesuaikan bahan dan bordirannya. Pemesan juga bisa memesan dengan jumlah yang banyak untuk organisasi dan ada juga satuan untuk pribadi. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184