Bupati Batang bersama Muspika Kecamatan Wonotunggal memberikan dukungan akreditasi di puskesmas Wonotunggal
Tim Surveior akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama ( FKTP ) dari Kementrian Kesahatan RI melakukan penilaian di empat Puskesmas di Kabupaten Batang Senin, 23/10. Dari empat Puskesmas tersebut meliputi Puskesmas Tulis, Wonotunggal, Tersono, Limpung.
Bupati Batang Wihaji saat menerima Tim akrediutasi mengatakan, Kewajiban kita sebagai ASN ( Aparatur Sipil Negara) yaitu melayanai Masyarakat, termasuk Puskesmas sehingga pola pikir kita harus di ruba bahwa kita memiliki kewahjiban melayani masyarakat dengan baik.
“Jangan memberikan pelayanan Prima ketika ada Tim akrdetiasi saja, tetapi ada maupun tidak ada tim akreditasi kitamemang biasa memberikan pelayanan prima sesuai dengan Sandar pelayanan.” Kata Bupati Wihaji saat menerima Tim Survior di Puskesmas Wonotunggal
Ia juga mengatakan, sebgai garda terdepan dalam melayani masyrakat di tingkat fasilitas kesehatan tingkat pertama harus ada kerja keras dan optimalkan kemampuan kita untuk melayani dengan sepenuh hati. Lupakan problematika rumah tangga dalam melayani pasien sehingga pelayanan kita tidak terganggu oleh masalah pribadi.
“ Optimalkan kemampuan kita dalam memberikan pelayanan, berikan senyuman kepada pasien karena senyuman bagian dari pengobatan pasien.” Pinta Wihaji kepada Karyawan Puskesmas Wonotunggal
Bupati Wihaji juga menyampaikan Komitmennya dalam membanguan pelayanan dasar kesehatan di Puskesmas yang akan membantu segala permasalahan yang ada di puskesmas, karna meningkatkan mutu pelayanan Puskesamas menjadi bagian dari komitmen kami.
“Komitmen kami meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan berbagai karakterisik pasien untuk dilayanai dengan prima, walau berbeda latar belakang pendidikan serta kemampuan pasien yang meminta pelayanan yang sama.” Kata Bupati Wihaji
Bupati Wihaji Juga meminta tingginya akangka kematian Ibu melahirkan dan Bayi yang masih cukup tinggi di Kabupaten Batang, perasn Puskesmas dan Bidan Desa memiliki peran sangat penting dalam menekan dan mengurangi kematian Ibu melahirkan dan bayi.
Ketua Tim Surveior akreditasi FKTP Diding Sarifudin Dari Kementrian Kesehatan mengatakan, Kemetrian Kesehatan memalui Komisi Akreditasi FKTP memiliki program yang di fokuskan pada Puskesmas, dan di Kabupaten Batang di bagi menjadi dua tim untuk menilai empat Pusekesmas yang meliputi, Puskesmas Tulis, Wonotungal, Limpung dan Tersono.
“ Kami sangat apresiasi kehadiran Bupati Batang dalam menerima tim surveior sebagai bentuk komitmen Kabupaten Batang dengan pelayanan kesahatan, Dukungan Pimpinan Daerah menjadai modal utama karena kami ingin bersama – sama berkomitemen meningkatkan mutu pelayanan Kesahatan.” Kata Diding Sarifudin
Tim Surveior akan bekerja selama satu minggu di Kabupaten Batang yang akan bekerja sesuai kode etik. Dan kerja kami hanya survai dan memotret kondisi Puskesmas yang akan kami laporkan kepada komisi akreditasi. Tim surveor hanya bertugas mengirimkam laporean hasil survai dan presentasi kepala Puskesmas, Aplikasi Survai, Self Assesment akhir dari pendamping, foto Puskesmas tampak depan yang terbaru.
“ Kami tidak memiliki hak untuk menentukan hasil survai, yang berhak menentukan hasil survey adalah komisi akreditasi FKTP.” Kata Ketua Tim survai Akreditasi FKTP Puskesmas Kecamatan wonotunggal
Adapaun Tim kami terdiri dari surveor Dididng Srifudin SKM, MKM, Bidang Administrasi menejemen, Moh. Sufyan, Skep. Ns, Mkes, bidang UKM, dr. Asri Hernasari.MM bidang UKP. Yang memiliki tugassebagai pembinaan dan penilaian fasilias kesehatan tingkat pertama yang bekerjasesuai dengan kode etik yang telah di tetapkan. (Edo/Humas/McBatang)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.