Danramil Subah Kapten Kav Purbo S bersama petugas dari DP3AP2KB Batang menunjukkan 2 jari yang berarti slogan KB “Dua Anak Cukup” di Puskesmas Subah, Kamis (19/10).
Partisipasi dan peran TNI dalam Program KB sangat mendukung. Hal ini mengingat masalah pokok kependudukan sangat kompleks dan butuh dukungan dari berbagai pihak. Persoalan itu dipengaruhi antara lain jumlah penduduk yang besar, cepatnya pertumbuhan penduduk, penyebaran penduduk yang tidak merata, komposisi penduduk, mobilitas penduduk dan tingkat kelahiran yang tinggi serta karakteristik sosial ekonomi penduduk.
Realita tersebut juga terjadi di Kabupaten Batang yang notabenenya merupakan Kabupaten termuda di Jawa Tengah seperti yang dituturkan oleh Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha melalui Kapten Kav M Purbo S saat pelaksanaan Bhakti Sosial KB Kesehatan di Puskesmas Subah, Kamis (19/10).
Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Puskesmas Subah dr. Ida Susilaksmi, M.Kes dan Camat Subah Wahyoe Oetomo.
Kapten Purbo mengatakan, bahwa minat warga untuk ikut KB bagi pasangan usia produktif di Kabupaten Batang masih bisa dibilang cukup tinggi, karena sebelumnya sudah dirintis Kampung KB di beberapa desa di wilayah Batang.
“Sehingga hal tersebut sangat mendukung program pemerintah dalam revitalisasi percepatan KB di Kabupaten Batang dengan segala keterbatasan tenaga PLKB didampingi para Babinsa dihadapkan dengan geografi Kabupaten Batang yang merupakan perbukitan,” imbuhnya.
Disamping itu Kapten Purbo juga nengingatkan kepada para akseptor akan arti slogan KB “Dua Anak Cukup”, juga menghindari "4 T (Terlalu) " Yaitu terlalu muda untuk melahirkan, terlalu tua untuk melahirkan, terlalu rapat jarak kelahiran dan terlalu sering melahirkan. Menurutnya, pelaksanaan bakti sosial KB Kesehatan merupakan wujud kerjasama Kodim 0736/Batang dengan DP3AP2KB Batang dan diakhir kegiatan tercatat 24 orang akseptor terdiri dari 14 akseptor Implant dan 10 akseptor IUD.
Secara terpisah, di Puskesmas Tersono dan Bandar juga dilaksanakan kegiatan yang sama dengan jumlah akseptor Puskesmas Tersono 42 orang terdiri dari 5 orang akseptor IUD dan 37 orang akseptor Implant dan Puskesmas Bandar 47 akseptor terdiri dari 44 akseptor Implan dan 3 akseptor IUD. (Heri/McBatang)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.