Hj. Nahdhiyah (kanan) diberikan pertanyaan seputar arti Rumah Sehat oleh tim penilai dari TP PKK Kabupaten Batang di Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang, Selasa (17/10).
Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang mengadakan Lomba Rumah Sehat, sesuai dengan program kerja Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, untuk mensosialisasikan hadirnya PKK di tiap – tiap Kabupaten, supaya masyarakat dan kader PKK mengetahui tentang arti penting hadirnya PKK. Sedangkan tujuan utama diadakannya Lomba Rumah Sehat di tingkat Kabupaten Batang ini agar masyarakat bisa memanfaatkan kawasan rumah untuk ditanami beranekaragam tanaman sayuran dan obat yang bermanfaat juga dapat membantu perekonomian keluarga.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Pokja III TP PKK Kabupaten Batang Riandini Umi Lestari yang membidangi sandang, pangan dan papan setelah melakukan penilaian Lomba Rumah Sehat langsung di rumah salah seorang peserta di Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang, Selasa (17/10).
“Kaitannya dengan Lomba Rumah Sehat, agar kita bisa menentukan pemenang yang nantinya akan diikutkan di tingkat provinsi dalam Lomba Hadirnya PKK,” tutur Riandini yang juga selaku Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang.
Riandini mengatakan, hal – hal dasar yang menjadi penilaian lomba antara lain kawasan dan pemanfaatan pekarangan dari rumah warga yang ditunjuk di masing – masing desa. Lomba tersebut diikuti oleh 15 Kecamatan yang ada di Kabupaten Batang dan setiap kecamatan diwakili satu desa.
“Intinya setelah dilakukan penilaian ternyata masih banyak masyarakat yang belum begitu merespon dan masih kurangnya peran dari penyuluh untuk mensosialisasikan tentang arti penting hadirnya PKK di lingkungan desa,” tegasnya.
Riandini menyarankan, agar untuk hadirnya PKK tetap disosialisasikan kepada warga dan kader PKK. Terlebih di lingkungan rumah nereka, walaupun tidak mempunyai pekarangan, supaya tetap menanam tanaman sayuran dan obat dengan teknik hidroponik yang memanfaatkan barang – barang berbahan dasar plastik.
“Para penyuluh diharapkan ikut berperan aktif dengan memberi contoh pembuatannya, selain dapat mengurangi limbah sampah plastik, juga bisa menghadirkan pekarangan rumah yang lebih indah,”pungkasnya. (Heri/Bahrul/McBatang)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.