Dalam menghadapi liga Indonesia yang profesional tim-tim yang berada di tingkat liga 1 dan 2 diwajibkan untuk dapat mendanai tim nya secara mandiri. Sejak jalur pendanaan yang bersumber pada dana APBD di hentikan untuk mendanai tim tersebut. Sejumlah tim sudah mulai membuat alternatif untuk dapat mendanai tim nya secara mandiri. Selain mengandalakan penjualan tiket klub pada sekarang ini sudah mulai berlomba-lomba untuk membuka counter store sebagai tempat untuk menjual beberapa produk merchendaise asli klub nya.
Sama hal nya Persibat Batang yang pada tahun ini resmi sebagai peserta Liga 2 Indonesia dan akhirnya bertahan di liga 2 tahun depan ini sudah mempunyai wadah bisnis profesional dari induk perusahaannya yang bernama PT. Persibat Batang Indonesia. PT. Persibat Batang Indonesia selain sebagai opertaor pengelolaan tim dengan sumber dana tiket pada tahun ini mulai membangun usaha baru nya berbentuk “Persibat Merch”. Outlet yang berpusat di mess pemain Persibat Batang ini mulai mendapat banyak penggemar. Semenjak Persibat Batang sudah masuk ke 16 besar liga 2 Indonesia para pecinta bola Batang lebih condong untuk membeli merchandise asli dari Persibat Merch.
Hal ini yang menjadi perhatian besar Direktur Umum Persibat Batang Ali Mahmudi untuk dapat mengelola bisnis ini menjadi profesional “ Pada tahun depan kami akan serius mengelola badan usaha kami menjadi badan usaha yang pofesional untuk dapat menghidupi Persibat Batang kedepan” tandas Ali.
Saat ditanya perihal model apa yang akan digunakan Persibat dalam mengembangkan usahanya Ali Mahmudi menjelaskan detail sistemnya “Rencana Persibat Merch kedepan adalah :
Kita akan bekerja sama dengan umkm yg ada di kabupaten batang guna menyediakan segala macam bentuk merchendise.
Kita buat spec dan minta penawaran terbaik dari umkm2 ini. Mana yg baik dan professional kita akan pilih dia sebagai vendor. Penyediaan merchendise.
Kita akan buka toko online di tokopedia dan bukalapak.
Akan di bentuk team kreatif buat design pernak2 merchendise.
Pembelian merchandise di atas 50 rb akan di kasih sertifikat kontribusi yg di kasih no special dari kita.
Kalau memungkinkan akan beli mobil sekaligus sebagai toko berjalan.”
Selain itu Ali mahm,udi juga akan menggunakan sistem transparasi hasil penjualan seperti penghasilan tiket yang selama ini sudah berjalan. (Media Persibat/McBatang)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.