Pentingnya Masyarakat Menunjukkan Kesiapsiagaan Desa Terhadap Permasalahan Kesehatan

Rabu, 27 September 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 408 kali Kesehatan
Pentingnya Masyarakat Menunjukkan Kesiapsiagaan Desa Terhadap Permasalahan Kesehatan
Penilaian Lomba Desa Siaga untuk menciptakan desa yang tanggap terhadap permasalahan kesehatan
Setiap kali menghadapi permasalahan kesehatan, selama ini warga desa selalu mengharuskan periksa ke Puskesmas. Meskipun tempat tinggal mereka berdekatan dengan Puskesmas harapannya warga tidak harus periksa ke Puskesmas, tetapi alangkah baiknya diselesaikan terlebih dahulu di tingkat desa.

Hal tersebut dikatakan oleh Kabid Kelembagaan Adat dan Sosial Budaya Endang Setyaningsih yang ditemui di ruang kerjanya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Batang, Selasa (26/9).

Menurut Bu Tinuk sapaan akrab beliau, sebagai contoh dari hasil pengamatan dan survei ada sebuah desa yang masyarakatnya banyak terjangkit penyakit diare. Ternyata setelah disurvei penyebabnya adalah karena tempat tinggal yang berdekatan dengan sampah.

“Dengan adanya program Desa Siaga, masyarakat diharapkan mampu mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah tersebut di tingkat desa. Misalnya warga desa menggunakan bank sampah kemudian dipilah ditambah lagi kebiasaan kerja bakti sehingga desa menjadi bersih dan warganya bebas penyakit,” jelasnya.

Bu Tinuk menambahkan hasil pengamatan di Desa Pecalungan, 100% kaum Ibu sudah menerapkan ASI Eksklusif dan ternyata Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sudah menjadi kebiasaan sehari – hari di beberapa desa lainnya. Untuk hasil dari Lomba Desa Sehat beberapa waktu lalu, kini masih dalam proses penilaian dewan juri dan hasilnya akan diumumkan bulan November 2017. (Heri/McBatang)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184