Produk Masker di Kabupaten Batang Tembus Pasar Ekspor

Selasa, 27 Oktober 2020 Jumadi Dibaca 633 kali Ekonomi
Produk Masker di Kabupaten Batang Tembus Pasar Ekspor
Batang - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Dengan situasi seperti ini membuat para pelaku usaha harus memutar otak untuk melakukan inovasi dan kreasi.

Batang - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Dengan situasi seperti ini membuat para pelaku usaha harus memutar otak untuk melakukan inovasi dan kreasi.

Melihat fenomena bahwa setiap orang wajib memakai masker dimasa kebiasaan baru, justru menjadikan peluang usaha bagi Tri Amalia Lestari warga Desa Sendang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.  

Ia berhasil menembus pasar luar negeri dengan produk kerajinan tangannya berupa masker.

Masker kelas premium diminati karena mempunyai tampilan epik yang dihiasi dengan manik-manik diatas bordiran kain tiga lapis dari bahan katun toyobo dan kain brukat, sehingga tidak mengurangi fungsi utama mencegah penularan Covid- 19.

“Masker dengan berbagai macam varian, namun tidak menghilangkan fungsi utamanya mencegah penularan Covid-19,” kata Tri Amalia Lestari saat ditemui di Rumahnya, Selasa (27/10/2020).

 Untuk bahan utama adalah kain katun toyobo dan kain brukat ditambah pernak-pernik seperti pin, renda, payet, pita yang disulam diatas bordiran kain motif bunga-bunga.

“Masker yang saya buat dari kain tapi juga dengan aksesoris-aksesoris dan juga detail fashionnya, sehingga jika orang itu ada keperluan tertentu seperti pesta atau lainnya juga bisa dipakai," jelasnya.

Dalam pemasaran produknya, Ia lebih mengandalkan sosial media terutama aplikasi instagram, facebook dan twitter, karena dirasa jangkauanya lebih luas.

Dalam sebulan omzet penjualannya  mampu menembus Rp3 juta, belum termasuk masker yang dikirim ke Negara malaysia.

“Nah kalau untuk ekspor keluar negeri awalnya juga dari teman yang liat postingan, kemudian suka dan minat, itu orang Malaysia,” tuturnya.

Dari itu dia minta contoh, dari situ permintaan terus jadi hampir setiap dua bulan kita kirim kesana dengan jumlah lumayan banyak dan disana juga mereka ada reseller dan disebar ke beberapa kota seperti kuala lumpur, kucing dan juga sabah.

Amalia juga menjelaskan, dari hasil produk maskernya ia membandrol harga Rp30 ribu sampai ratusan ribu bergantung variasi.

Karyanyanya pun mampu mengentaskan pengangguran warga sekitar, pasalnya sejumlah penjahit, tukang bordir hingga ibu-ibu rumah tangga diperbantukan dalam usahanya.

Sementara, Bupati Batang Wihaji saat mengunjungi kerumah produksinya mengatakan, untuk menyelamatkan perekonomian, Pemerintah Kabupaten Batang juga memberikan stimulus ekonomi mulai dari pinjaman modal hingga pelatihan ekonomi modern.

“Ditingkat Rukun Tetangga pun kita berikan stimulant atau bantuan Rp2,5 juta, yang Rp500ribu itu untuk penanganan Covid-19," tandasnya.

Keunggulan dari masker cantik buatan Amalia adalah aman jika dipakai, meskipun orang tersebut kulitnya sensitif.

“Dari 30 varian masker yang paling diminati adalah masker hijab, masker pengantin dan masker merah putih,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184